Studi di Jerman – Butuh biaya berapa?

Banyak pertanyaan mengenai biaya yang masuk ke kontak kami. Sebagian besar sudah kami paparkan dalam beberapa posting. Disini, saya akan jelaskan lebih detail lagi.

Sebenarnya butuh biaya berapa sih untuk kuliah di Jerman? Kita harus pisahkan biaya kedalam beberapa kategori, yaitu:

1. Biaya persiapan Bahasa Jerman atau Bahasa Inggris

2. Biaya administrasi, kelengkapan dokumen, pengiriman aplikasi, visa, dll

3. Jaminan Keuangan

4. Biaya Keberangkatan dan Ketibaan di Jerman

5. Biaya studi di Jerman

6. Biaya hidup di Jerman

Perhitungan biaya dibawah ini berdasarkan pengalaman adik saya yang baru saja tiba di Jerman pada bulan October 2012.

1. Persiapan Bahasa

Persiapan bahasa merupakan salah satu hal paling penting untuk mempersiapkan kuliah di Jerman. Kemampuan tiap orang dalam berbahasa asing berbeda-beda. Ada orang yang mampu lulus test B1/B2 (untuk Studienkollege, ada Studienkollege yang minta B1, ada yang minta B2), DSH (untuk S2 Bahasa Jerman), atau TOEFL (min. score: 550)/IELST (min. score: 6.0) (untuk S2 Bahasa Inggris) hanya dalam waktu singkat dan sekali test saja. Untuk perhitungan ini, saya akan menggunakan asumsi optimis, coba 1 kali langsung lulus.

1a. Persiapan Bahasa Jerman: Belajar Bahasa Jerman di Goethe Institut Jakarta

Untuk lulus B1, kita bisa ikut kursus selama 4 quartal (1 tahun) kalau kita ikut kelas ‘intesif”, selama 2 quartal (6 bulan) kalau ikut kelas ‘super intensif’. Kalau menurut pengalaman pribadi saya, saya lebih menyarankan untuk ikut kelas ‘intensif’ saja karena kita juga butuh waktu untuk mempersiapkan hal-hal lainnya. Dari segi biaya, kelas intensif tidak terlalu beda jauh dengak super intesif. Jadi kita butuh biaya sbb:

Kursus intensif 4 quartal: 4 * Rp. 3.400.400 = Rp. 13.600.000

Kursus super intensif 2 quartal: 2 * Rp. 6.500.000 = Rp. 13.000.000

Test B1: Rp. 1.500.000

1b. Persiapan Bahasa Inggris: Belajar Bahasa Inggris untuk IELTS di IALF, Jakarta

Dengan asumsi lulusan SMA atau Universitas di Indonesia sudah mengenal Bahasa Inggris dan setidaknya mengerti grammar, vocab, etc, biasanya kita hanya butuh mengikutin 1 kelas persiapan IELTS dan 1 kali test IELTS. Biaya untuk kelas intensif dan semi intensif sama, hanya beda di waktu yang dibutuhkan untuk melengkapi kelas tersebut. Kelas intensif hanya butuh 2 minggu, dan semi intensif 5 minggu.

Kursus 1 kelas: Rp. 3.700.000

Test IELTS: 150 USD ~ Rp. 1.500.000

2. Biaya administrasi, kelengkapan dokumen, pengiriman aplikasi, visa, dll

Biaya ini terkesan kecil, tapi karena banyak dan sering, ditotal jadinya cukup banyak juga. Dulu saya mengirimkan 3 aplikasi ke 3 universitas. Saya menyarankan untuk mengirimkan aplikasi ke banyak universitas. Nanti kita bisa pilih yang terbaik dan paling cocok dengan keadaan kita.

– Terjemah Ijazah SMA ke Bahasa Jerman: Rp. 300.000 per lembar

– Ijazah & Transkrip Kuliah dan legalisir: Gratis! Ijazah dan Transkrip kuliah saya sudah dalam Bahasa Inggris. Universitas di Jerman menerima dokumen asli dalam Bahasa Inggris.

– Legalisir test B1 dan IELTS: Rp. 50.000 per lembar

– Pengiriman aplikasi ke Jerman: Rp. 600.000 per aplikasi (DHL) atau Rp. 250.000 (EMS)

– Visa: 60 EUR ~ Rp. 750.000

3. Jaminan Keuangan

Jaminan keuangan atau Bukti Keuangan adalah salah satu syarat dalam mendapatkan Visa Jerman. Pemerintah Jerman mengharuskan calon mahasiswa membuka rekening di Deutschebank di Jerman dan memasukan uang sebanyak: 8.040 EUR (+ Administrasi 50 EUR) ~ Rp. 101.125.000

Untuk lebih jelasnya, silahkan check di website kedutaan Jerman berikut ini: http://www.jakarta.diplo.de/contentblob/3616204/Daten/2700552/download_finanzierungsnachweis_neu.pdf

Uang ini digunakan untuk biaya hidup mahasiwa di Jerman. Hanya 670 EUR dapat ditarik/diambil dalam waktu satu bulan. Maksud dari tindakan ini adalah agar ongkos hidup di Jerman dalam setahun terjamin. Setiba di Jerman, setiap kita akan memperpanjang visa, pemerintah Jerman akan melihat berapa banyak uang kita di account itu, dan memberikan perpanjangan visa sesuai dengan jumlah uang disana.

Misalnya saat kita akan memperpanjang visa, kita mempunya uang di account sebanyak 6700 EUR, kita hanya akan diberikan perpanjangan visa untuk 10 bulan ~ 6700 / 670 = 10 bulan.

4. Biaya Keberangkatan dan Ketibaan di Jerman

Seperti bisa dibaca di posting-an sebelum nya, kita sebaiknya membandingkan berbagai maskapai penerbangan untuk mendapatkan harga yang paling murah. Harga tiket di low season lebih murah daripada high season. Jadi terbang di bulan April, Mei, atau Oktober biasanya lebih murah daripada di bulan Februari, Juli, atau Desember.

Adik saya terbang pada akhir September 2012, menggunakan Malaysia Airlines, one way ticket, seharga 595 USD ~ Rp. 5.900.000

Tiba di Jerman, kita juga harus memperhitungkan tiket kereta ke kota tujuan. Harga tiket kereta bisa di check disini: http://www.bahn.de/i/view/USA/en/index.shtml

Kalau saya menggunakan asumsi untuk tinggal sementara di Heidelberg, maka biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

Tiket kereta Frankfurt-Heidelberg: 21,5 EUR ~ Rp. 270.000

Hostel (8 orang per kamar): 20 EUR per orang/malam

5. Biaya studi di Jerman

Biaya studi di Jerman relatif lebih murah dibandingkan di Indonesia atau di negara lain. Di Uni Heidelberg atau universitas disemua kota di provinsi Baden-Württemberg dikenakan biaya sebagai berikut:

Biaya studi (kuliah) per semester: 500 EUR
(Biaya ini ada kemungkinan akan dihapuskan, tergantung dari keputusan partai yang menang di provinsi Baden-Württemberg)

Biaya administrasi (kuliah) per semester: 106,5 EUR

Semestertiket per semester; 171 EUR
(Tiket ini berlaku selama 1 semester untuk daerah Rhein-Neckar yang merupakan bagian dari provinsi Baden-Württemberg)

Kami juga sudah membahas biaya kuliah di Jerman. Untuk lebih lengkapnya, silahkan liat /biaya-studi-di-jerman/

Pendaftaran Studienkolleg melalui uni-assist: 68 EUR untuk 1 Studienkolleg (+15 EUR untuk per Studienkolleg berikutnya)

6. Biaya hidup di Jerman

Biaya hidup yang diperhitungkan oleh pemerintah Jerman adalah 670 EUR per bulan. Tentu saja angka ini berbeda untuk tiap orang. Di posting-an sebelumnya, sudah kami bahas tentang biaya hidup di Jerman secara detail /biaya-hidup-di-jerman/

Theresia

79 thoughts on “Studi di Jerman – Butuh biaya berapa?

  1. tonoe

    Salam,..

    Jadi untuk kuliah di jerman harus mempersiapkan kurang lebih 110 juta ya untuk jaminan bank? termasuk untuk kuliah S2?
    Apakah jaminan bank juga berlaku untuk yang ingin mengikuti short course saja?
    dimana saya bisa mendapatkan informasi mengenai short course di jerman?

    Trims,.

    Reply
    1. germany2study

      Jaminan keuangan ini dibutuhkan untuk perpanjang visa studi, baik untuk S1 maupun S2. Maksudnya short course apa yah?

      Reply
  2. jorry massie

    mau tanya nih, di jerman ada kuliah hospitality ? kalau ada , apa nama university nya dan kalau ada yang BA ( university of cooperative education ) yang kerja sama dengan perhotelan, karena anak saya mau kuliah ke jerman atau ke swiss ( le cordon bleu ), terima kasih

    Reply
      1. jorry massie

        terima kasih atas infonya, selain IUBH, adakah university lain untuk bidang studi hospitality di negara jerman ? ( university negeri ), thx

        Reply
  3. jorry massie

    setelah kami liat di IUBH, dikenakan tuition fee yang cukup tinggi, adakah fh negeri bidang hospitality management yang biaya rendah, mengingat biaya hidup di jerman juga cukup tinggi.terima kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      bidang hospitality memang biasanya ditawarkan oleh private universitas, karena itu ada tuition feenya. Setau saya yang public universitas juga tidak benar-benar gratis, tapi tentunya lebih murah dari pada private universitas.

      Reply
  4. Sauqi Rabbani

    Saya ada rencana ingin kuliah di jerman ..

    Saya dari Denpasar-Bali
    Universitas yang cukup terjangkau untuk Manajemen Bisnis apa ya ??

    Mohon bantuannya 😀

    Reply
    1. germany2study Post author

      Sebagian besar Universitas di Jerman gratis, jadi harusnya terjangkau kalo kamu bandingkan dengan biaya kuliah di Indonesia. Yang agak mahal adalah biaya hidup, sekitar 500-600€ per bulan.

      Reply
  5. Veronika

    Saya mau tanya, untuk lulusan DIII yang ingin mengambil bachelor di bidang kesehatan/medis di perguruan tinggi Jerman (public/privat), apakah harus mengambil studienkolleg juga atau seperti apa ya?

    Reply
  6. dewi

    cara mengirimkan persyaratan untuk studikol bagaimana ya? dan ada tidak agen yang menawarkan jasa pengurusan studienkolleg?
    Terima kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Untuk melamar ke Studienkolleg kamu bisa cek di website Uni/Studienkolleg. Pada dasarnya kamu bisa mengurus ini semua sendiri.

      Reply
  7. nova meteolena

    Saya dari lulusan DIII akuntansi UNAND Padang saya ingin melanjutkan kuliah S1 dan bekerja (krj sambil Kuliah)di Jerman..nah klo kuliah dari DIII ke S1 biasanya brp th? Apa saja syarat yg harus saya lengkapi?apakah saya jg harus memberikan jaminan keuangan 100 jt ya?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Di Jerman tidak bisa ekstensi dari D3 ke S1, jadi kamu harus mengulang dari Studienkolleg. Jaminan yang 100 jt itu wajib.

      Reply
  8. nova meteolena

    Jd klo dari DIII agak susah Lnjut ke S2 ya? Apa harus S1 dulu krn saya pny teman dia dari DIII dan dia
    Lgsng lnjut ke S2…mohon penjelasannya….terima kasih…

    Reply
    1. germany2study Post author

      Di Jerman tidak ada ekstensi dari D3 ke S1. Kalo ada teman kamu yang bisa langsung dari D3 ke S2, mungkin ituk kasus pengecualian dari universitasnya. Atau universitasnya menyangka D3 itu seperti S1.

      Reply
  9. irsad ramadhan

    Sangat membantu sekali infonya, saya beberapa minggu kemarin kesulitan untuk mencari perihal jurusan yang ingin saya tempuh untuk melanjutkan studi disana, untuk jurusan S2 Administrasi asuransi ataw asuransi kesehatan,
    Mohon bantuannya ??
    Terimakasih

    Reply
  10. vira

    mau tanya, kalau untuk melanjutkan s2 itu sama atau tidak biayanya dengan melanjutkan s1 ? dan untuk s2 apakah perlu studcol ? terimakasih.

    Reply
    1. germany2study Post author

      Untuk S2 kamu tidak perlu Studienkolleg. Biaya untuk S1 dan S2 berbeda, karena S1 itu 3-4 tahun, sedangkan S2 itu 1,5-2 tahun.

      Reply
  11. rara

    saya mau tanya..
    saya ada rencana mau kuliah di jerman, awalnya saya kira biayannya cukup terjangkau , tapi ternyata harus mengeluarkan uang 200jt an ya untuk semua biaya keperluannya ? jadi kalo saya baru kelas 2 sma , apa masih ada kesempatan ? karena kondisi keuangan keluarga saya krg bisa kalau harus memenuhi 200jt

    Reply
    1. germany2study Post author

      Yang wajib adalah uang jaminan sebesar 8000€. Uang ini harus diblok di bank Jerman sebagai jaminan biaya hidup kamu. Jumlah uang ini harus selalu ada setiap kali kamu perpanjang visa studi. Jumlah ini kira-kira biaya yang diperlukan untuk hidup di Jerman selama 1 tahun.

      Reply
  12. nisa

    saya juga sedang mencoba apply beasiswa melalui DAAD dan DAAD mensyaratkan semua kopian dokumen untuk certified. Saya pernah mengambil les basha jerman di Goethe hingga komplit A1. Nah, saya ingin menyertakan dokumen sertifikat keikutsertaan hingga komplit A1. Namun, karena harus certified copy, mau tidak mau sepertinya saya harus legalisir di kedutaan Jerman. Nah, ada yang tahu berapa lama untuk legalisir di kedutaan Jerman dan berapa biayanya? Terima kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Coba langsung telepon kedutaan Jerman saja. Biasanya urusan seperti ini juga tergantung orang yang menangani.

      Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Faisal, itung biaya keseluruhan itu sangat sulit. Karena ini tergantung apakah kamu S1/S2 atau sekolah bahasa dulu. Lalu tergantung juga kamu studinya berapa lama di Jerman. Ada orang yang studi S1 4 tahun, tapi orang lain 6 tahun.

      Reply
    1. germany2study Post author

      Jurusan mesin automotive itu namanya Fahrzeugtechnik. Bisa kamu cari di daad.de. Setau saya jurusan ini ada di Karlsruhe, Esslingen, München. Biaya studi per tahun gratis, yang ada hanya biaya administrasi kira-kira 200-300€ per semester.

      Reply
  13. elliana

    slam kak. saya berniat melanjutkan s2 di jerman, dan saya kekurngan infrmsi nih kak. sya s1 nya ekonomi akuntansi dan sya ingn mlnjtkan s2 dgn jrsan dbdang ekonomi jg. kira2 unvrsts mna y kak rekomendsi dr kk?dan syarat yg hrs dpersiapkn apa aja. mksh kak

    Reply
    1. germany2study Post author

      Level universitas/FH di Jerman hampir sama, jadi kamu bisa cek aja di daad.de mana program yang sesuai dengan keinginan kamu. Kalo kamu perlu bimbingan/konsultasi lebih detail mengenai persiapan untuk studi di Jerman. Kamu bisa ambil service yang saya tawarkan.

      Reply
  14. Laili

    Membantu sekali postingannya. Kalau ambil Deutsch als Zweitesprache di Heidelberg university kira2 berapa ya biaya hidup+studinya? Dan apakah sebelum berangkat saya wajib menyiapkan uang yang 100 juta itu?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Biaya hidup sekitar 500-600€ per bulan. Biaya studi gratis. Hanta ada biaya administrasi sekitar 200-300€ per semester. Yang jaminan yg 8000€ itu wajib utk bikin dan perpanjang visa.

      Reply
      1. Sondangwt

        Terima kasih, kak infonya. Tanya dong, biaya kuliah itu gratis gak perlu diurus lagi? Terus university utk s2 communication science yg adm.nya gak begitu mahal dan bagus apa ya, kak? Terima kasih..

        Reply
        1. germany2study Post author

          Hi Sondang, biaya universitas gratis tidak perlu diurus, itu sudah otomatis. Untuk jurusan yang kamu cari, coba check di daad.de

          Reply
  15. NiZam

    Assalamualaikum kak. Kak mau tanya utk kuliah S2 dibidang ekonomi kira” biaya ny berapa ya mas? Soal ny bingung info ny univ mana yg bagus utk bidang ekonomi krna di jerman lbh ke jurasan teknik.

    Reply
  16. Anisasa

    Saya ingin melanjutkan s2 d jerman,tp saya hanya menguasai bahasa inggris? Apakah ada keharusan dr sana untuk bisa bahasa jerman,atau tes b.jerman untuk syarat masuk s2? Terimakasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Anisasa, kamu bisa cari program S2 yang dalam bahasa Inggris. Tapi pada umumnya program studi dalam bahasa inggris tidak gratis.

      Reply
  17. Mili

    kak kalau untuk bachelor bidang ekonomi itu lebih baik fh atau uni?dan apa perbedaan untuk kedepannya?lalu studkol di jerman itu ada tuition feesnya ga?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Mili, untuk orang Indonesia studi di FH lebih baik. Studienkolleg tidak ada tuition feenya.

      Reply
  18. faisal 354

    assalamualaikum,
    mas, mau tanya nih kira kira berapa total biaya untuk studienkollleg di jerman berapa ya ?
    dan bisakah part time job saat studkoll ?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Biaya selama studi di Jerman sekitar 500-600€. Selama Studienkolleg, kamu hanya bisa bekerja dimasa liburan.

      Reply
  19. Faisal Fahmi

    halo kak, mau tanya. saya tahun 2015 ini akan lulus sma dan rencana tahun 2016 ingin melanjutkan ke jerman. nah apakah saya bisa melajutkannya di 2016? sementara saya lulusan 2015 dan untuk jurusan hukum di jerman ada dimana ya yang bagus dan low budget kak?

    Terimakasih.

    Reply
  20. Hills

    Hi ka. Ada kontak yg bisa dihubungi? Sekarang saya kelas 3 SMA, Insyaallah kalau saya tidak lulus jalur undangan(SNMPTN) atau tes tulis (SBMPTN) saya akan melanjutkan studi ke jerman. Saya sudah dapat 2 agen untuk membantu studi di jerman, tapi biaya nya yg cukup fantastik (-+300jt) itu membuat saya mau mengurusnya sendiri. Tapi kalau mengurus sendiri itu ribet banget ga sih ka? Dan biayanya apa lebih jauh dibanding lewat agen? Thanks ka :)

    Reply
  21. rivelino

    Halo.. Saya mau tanya. Saya mau lanjut s2 di jerman. Kalo ijazah kuliah saya sudah di translate ke jerman resmi. Apakah di lembaran ijazah yang sudah di translate itu harus di cap universitas saya di indo lagi atau tidak? Thank you.

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi, lemaran ijazan yang ditranslate itu harus dilegalisir. Biasanya paling baik ini dilegalisir oleh universitas di Indo langsung.

      Reply
  22. evy

    untuk jaminan 8000€ wajib ya..dan apakah apabila ada saudar di jerman yg menjamin apakah yg 8000€ itu juga tetap harus ada?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Evy, kalo kamu ada saudara di Jerman yang sudah bekerja, dia bisa menanggung kamu jadi kamu tidak perlu 8000€. Untuk itu dia perlu bikin surat Verpflichtungserklärung di kantor imigrasi.

      Reply
  23. Siti Hanny Safitri

    Hallo, saya siti hanny, tahun ini saya lulus sma dan saya berencana untuk kuliah di Jerman kira kira universitas mana yang terdapat di kota besar dan biayanya murah?
    Selain itu saya pernah mendengar ada beberapa prodi yang mengharuskan biaya tambahan dan ada pula yang tidak, kira kira prodi apa saja yang mengharuskan biaya tambahan?
    Terimakasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Siti, kota besar yang biayanya murah Berlin. 99% program studi di Jerman gratis. Jadi yang bayar biasanya kalo programnnya bahasa Jerman atau program seperti MBA.

      Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Higo, kalo program Bachelornya dalam bahasa Inggris kamu perlu Toefl. Kalo tidak, kamu hanya perlu DSH atau lulus Studienkolleg.

      Reply
  24. Christina Yuli Andriani

    halooo…anak saya baru lulus dari Junior College dari Singapore dengan ijazah A Level, sekarang baru intensif belajar bahasa Germannya, karena anak saya mau langsung masuk ke Universitas tanpa harus Studentkollege , kira” syarat yg diperlukan apa saja ya…kl lulusan dari A Level Singapore dan kapan pendaftaran universitas dibuka, rencana anak saya mau masuk di Wintersemester tahun ini (2015)…danke

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi ibu Christina, berdasarkan anabin.de dengan ijazan A level anak ibu bisa langsung masuk Uni. Tapi tetap anak ibu perlu DSH, karena itu persyaratan bahasa Jerman untuk bisa studi dalam bahasa Jerman. Untuk Wintersemester deadlinenya biasa pertengahan Juli 2015.

      Reply
  25. yuli matutu

    jadi setiap tahun uang harus tersedia 100jt an yah, dgn kata lain biayax 100jt an setiap tahun yah
    atoa hanya tahun pertma 100jtan dalm rekening bank jerman

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Yuli,

      dengan asumsi 100juta = 8000€, kalo 8000€ dibagi 12 bulan, jadi per bulannya sekitar 650€.
      650€ itu kira-kira biaya yang diperluin untuk hidup dan studi di Jerman.
      Jadi 8000€ ini kamu perlu tiap tahun, karena kamu perlu untuk biaya hidup dan sewa kamu.

      Reply
  26. Ria

    Halo~
    Terima kasih buat infonya yg cukup memberi pencerahan. Saya ada minat lanjut s2 di jerman, s1 saya psikologi. Ada info ngga uni mana kira-kira yang bisa menampung dengan syarat yang tidak terlalu susah? Rada bingung karena yang saya lihat mostly berhubungan dengan agro/automotive/language. Thank you in advance..

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Ria, untuk list universitas yang menawarkan psikologi kamu bisa cek di daad.de

      Reply
  27. Amelia Pratiwi

    Hallo, saya mau tanya, disni saya kan sudah kuliah S1 Teknik Fisika, apabila saya mengulang kembali S1 Teknik Mesin di Jerman, apakah harus Studienkolleg dlu atau bisa langsung ya ?

    Terima kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Amelia, kalo kamu sudah punya S1 dari Indo, kamu tidak perlu ambil Studienkolleg untuk ambil S1 mesin di sini. Tapi kamu perlu ijasah bahasa Jerman DSH. Untuk ini persyaratan level bahasa Jermannya C1/C2.

      Reply
  28. helena

    infonya sangat membantu, saya mau tanya apply ke university sebelum ada B1 atau setelah ada? Dan ke dua apakah nilai ujian akhir berpengaruh karena saya dapat info nilai matematikanya tidak boleh kurang dari 6 sedangkan nilai ujian akhir saya 5 tapi ujian sekolah 8. Terima kasih atas ranggapannta GBU

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Helena, untuk daftar universitas(Studienkolleg) kamu perlu minimum ijasah B1. Tapi sebagian besar Studienkolleg minta B2. Tanpa ijasah ini, aplikasi kamu tidak akan diterima. Berdasarkan anabin.de, persyaratannya nilai UN minimum 6.

      Reply
  29. brian

    kalau lulusan S1 Ekonomi…mau mlnjtkn ke S2 tapi jurusan teknik komputer bisa gak???dan ada gak kampus yang menyediakan beasisiwa dan tempat tinggal yang murah dan biaya kehidupan yang murah???mhn infox y kakak???

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Brian, sulit untuk ambil S2 informatik dengan background S1 ekonomi. Tapi kamu bisa coba cari jurusan business information atau wirtschaftsinformatik. Ini perpaduan antara ekonomi dan informatik.

      Reply
    1. germany2study Post author

      Untuk persiapan tes DSH kamu kira-kira perlu level bahasa Jerman C1. Kamu busa cek di Goethe berapa lama kursus yg kamu perluin untul sampe level C1. Untuk tes DSHnya sendiri, setiap uni yang menawarkan DSH punya bisa punya fee yg berbeda. Salah satu yg saya tau feenya 120€.

      Reply
  30. Silvia Tuasuun

    hallo ka..
    aku mau nanya ni..
    untuk dapat beasiswa S2 prodi Bahasa Jerman di Jerman aku harus ngapain??
    apa” aja persyaratannya??
    dan kira” pilihan universitas kita yang tentukan atau dari AGen DAAD nya…
    aku butuh banget info ini.. danke ka

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Silvia, saya tidak banyak pengalaman dengan beasiswa. Sebaiknya kamu cek di daad.de langsung.

      Reply
  31. didik suwanto

    Hai kak.. Untuk S2 Ilmu Kimia yg bagus dimana ya? Rencananya th 2016 dpn mau lanjut S2 di jerman

    Reply
    1. germany2study Post author

      Uni di Jerman kualitasnya hampir sama, jadi kamu bisa pilih yg mana saja. Tapi untuk orientasi mungkin kamu bisa cek di Darmstadt, Heidelberg dan Mannheim. Karena dekat situ ada perusahaan kimia besar, BASF dan Merck.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>