Pemasukan alternativ di Jerman

Di beberapa post-post saya yang sebelumnya, saya membahas beberapa informasi tentang pekerjaan mahasiswa di Jerman. Post-post ini bisa diliat di dalam kategori pekerjaan atau di /category/pekerjaan/. Sebagian besar orang Indonesia dan juga orang asing yang saya kenal di Jerman berusaha untuk membiayai studi dan hidup mereka dengan bekerja sambilan. Secara realistis membiayai 100% studi dan hidup di Jerman sebagai mahasiswa cukup sulit, seperti saya bahas di post /membiayai-studi-di-jerman-dengan-bekerja-sambilan/. Di post yang ini saya mau beri satu alternativ pemasukan di Jerman tanpa bekerja dengan orang.

Pemasukan alternativ yang saya maksud di sini adalah jualan barang online. Tips yang saya beri di post ini hanya untuk menjual barang secara privat, artinya tidak ada maksud bisnis. Karena jika ada maksud bisnis, maka ada banyak peraturan yang harus diikuti, dari mendaftar sebagai bisnis(Gewerbe), pembukuan, pajak, dan lain-lain. Menjual barang dengan maksud bisnis tidak saya bahas di post ini. Ada banyak website yang menawarkan service untuk jualan barang online, contohnya amazon dan ebay. Kedua websites ini adalah yang paling dikenal di internet, jadi sangat bagus untuk tempat berjualan online. Tetapi untuk itu mereka menawarkan service mereka tidak gratis. Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam menjual barang online.

1. jual apa dan di mana
Ada banyak barang privat yang bisa dijual online dari baju, buku, sepeda, sampai mobil. Salah satu barang yang menurut saya cukup mudah dijual, khususnya buku-buku kuliah. Buku mudah dijual karena banyak orang yang mencari dan membeli buku online, juga dengan alasan pengiriman buku sangat mudah dibandingkan dengan sepeda atau barang besar lainnya. Dari pengamatan saya amazon adalah tempat yang paling bagus untuk menjual buku. Pertama karena kita bisa liat langsung buku yang sama dijual berapa dan karena banyaknya pengunjung di amazon, bukunya akan lebih cepat terjual.

2. harga barang, ongkos kirim, dan biaya lain
Harga barang tergantung jenisnya. Saya ambil contoh buku-buku klasik kuliah biasanya masih dihargai cukup mahal. Contohnya saya pernah menjual buku “A System of Patterns: Pattern-Oriented Software Architecture” terbitan tahun 1998, bukunya masih dihargai 20€ lebih, sedangkan itu buku di lemari saya sudah tidak pernah saya pegang selama 7 tahun. Sebagai orientasi harga bisa dicari di website amazon. Supaya bukunya terjual cepat, harganya harus sedikit dibawah  harga terendah. Ongkos kirim buku tergantung besar dan berat. Ongkos ini bisa dihitung di http://www.deutschepost.de/de.html. Selain deutsche post ada juga perusahaan lain yang menawarkan pengiriman lebih murah seperti hermes. Ongkos pengiriman buku sebagai berkisar 1,45 € sampai 2,20 €. Selain itu amazon juga menarik biaya untuk setiap penjualan. Biaya ini biasanya persentual dari harga penjualan.

3. bisnis dan pajak
Seperti saya bahas sebelumnya, harus hati-hati menjual barang online. Kalo terlihat ada maksud bisnis online, maka pihak Finanzamt(kantor pajak) mungkin akan memeriksa. Contohnya kalo menjual 10-20 buku yang sama. Selain itu sebagai penjual privat online yang hanya berpenghasilan kurang dari 100 € sebulan, pemasukannya tidak kena biaya pajak. Tema ini saya hanya bisa bicara dengan pengetahuan awam saya. Baiknya kalo tidak yakin, silahkan bertanya ke pihak Finanzamt.

4. pembayaran dan pengiriman
Pembayaran di Jerman cukup sangat aman. Di amazon pembayaran selalu melalui amazon, jadi pembeli mentransfer uangnya ke amazon dan penjual mendapat uangnya dari amazon. Di ebay sekarang mereka sudah mulai mensyaratkan pembayaran melalui Paypal, yang juga berfungsi sebagai mediator. Pengiriman barang di Jerman juga sangat aman. Sampai sekarang saya tidak pernah mengalami masalah dalam mengirim dan menerima barang.

Di bawah ini adalah contoh pembayaran dari buku-buku yang saya jual di amazon. Ada beberapa buku yang hanya terjual 1 €, tetapi lebih baik dari pada memenuhi lemari saya.

Jualan buku di amazon hanya salah satu contoh pemasukan alternativ melalui jualan barang online. Masih banyak contoh-contoh lain yang bisa dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>