Pakai agen atau tidak

Sekarang-sekarang ini di PPI Jerman group di Facebook lagi heboh tentang pengalaman yang memakai agen untuk studi di Jerman. Saya sendiri dulu tahun 2000 datang ke Jerman tanpa agen.Jadi sampai sekarang saya tidak ada pengalaman pakai agen dan juga tidak bisa cerita positif dan negatifnya pakai agen. Semua proses melamar studi ke Jerman dulu saya jalanin sendiri dengan bantuan dari salah satu guru di Goethe Institut Bandung. Waktu itu juga internet di Indonesia belum secepat sekarang, jadi sebagian besar informasi saya hanya dapat langsung dari orang. Sekarang ini dengan jamannya internet banyak informasi tentang studi di jerman bisa dicari di internet.

Contohnya sudah 1 tahun lebih saya memulai dengan blog ini untuk membagikan pengalaman, tips dan triks mengenai studi di Jerman. Artikel-artikel yang ada di blog ini isinya tidak selalu spesifik berdasarkan kebutuhan orang Indonesia yang ingin studi di Jerman. Setelah menulis lebih dari 60 artikel mengenai studi dan tinggal di Jerman, memang tidak mudah untuk menjawab semua keraguan dan pertanyaan yang ada dari orang Indonesia yang ingin studi di Jerman. Setiap minggu saya mendapat komentar atau email dengan pertanyaan yang berbeda. Juga kebutuhan dan keadaan setiap orang juga berbeda-beda. Karena itu biasanya orang-orang yang berencana studi di Jerman perlu bimbingan dari orang yang sudah berpengalaman. Tetapi selain itu semua informasi mengenai studi di Jerman ada banyak di internet. Juga website-website dari Universitas, FH, dan Studienkolleg biasanya cukup akurat dan juga ada yang berbahasa Inggris. Mungkin permasalahannya orang Indonesia sudah terbiasa, semua hal diurusin dengan orang lain. Karena bikin SIM di Indonesia saja, biasanya diurusin sama calo. Tapi kalo semua diurusin dengan orang lain, akhirnya tidak akan belajar untuk mandiri. Apalagi kalo nanti kalo sudah sampai di Jerman, semua harus diurus sendiri. Mulai dari daftar sekolah, daftar ke kedutaan Indonesia, daftar ke balai kota, buka rekening bank, daftar asuransi kesehatan, cari kamar, cari kerjaan, bikin laporan pajak, dan lain-lain. Dan semuanya harus dilakukan dalam bahasa Jerman. Jadi kalo untuk persiapan studi di Jerman adalah kesempatan yang baik untuk menguji diri sendiri apakah kamu bisa mengurus semuanya sendiri.

Jadi untuk menjawab pertanyaan dari judul artikel ini, saya sarankan tidak untuk menggunakan agen. Bukan karena saya berpengalaman dengan agen, tetapi karena saya melihat banyak sekali manfaat kalo kamu mengurus persiapan studi ke Jerman sendiri. Kamu bisa memulai baca dari sini: http://studi-di-jerman.com/mulai-dari-sini/.

Bagi yang ingin studi di Jerman dan perlu informasi lebih spesifik dan juga bimbingan dan konsultasi lebih secara pribadi, saya menawarkan service: http://studi-di-jerman.com/service-untuk-studi-di-jerman/. Service ini tidak seperti yang ditawarkan agen-agen, karena saya pada intinya menawarkan bimbingan dan konsultasi untuk merealisasikan keinginan orang Indonesia untuk studi di Jerman. Inti blog dan service yang saya tawarkan bukan untuk mencari untung. Biaya untuk service yang saya tawarkan hanya untuk menutup biaya operational blog ini dan waktu yang saya gunakan untuk menulis artikel, mencari informasi yang spesifik dan memberikan bimbingan/konsultasi. Selain itu dengan pengalaman saya dan istri saya lebih dari 10 tahun di Jerman melewati masa studi S1 dan S2, lalu sekarang bekerja di perusahaan Jerman, dan juga sekarang sudah berkeluarga, kami berusaha memberikan bimbingan dan konsultasi secara terbuka mengenai studi di Jerman.

11 thoughts on “Pakai agen atau tidak

  1. dewi

    Salam kenal mas… saya, dewi dari Palembang. Saya bekerja sebagai pegawai negeri didaerah saya. rencana saya akan melanjutkan study s2 saya ke jerman tepatnya di berlin… cuma saya tidak mengerti apa yang mesti saya lakukan terlebih dahulu, mohon penjelasannya langkah-langkah apa yang mesti saya lakukan. terima kasih sebelumnya

    Reply
  2. elsa

    Hi kak aku elsa,aku pngn kuliah di jerman melalui agen,dan nama agen nya itu prime,emngnya ada masalah apa ka di prime,tolong bntu infonya ya kaaa

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Elsa, saya tidak bisa kasih masukan mengenai agen yang kamu sebut. Yang penting mungkin kalo kamu pakai agen, supaya kamu juga tau proses melamar studi di Jerman secara keseluruhan.

      Reply
  3. Vidya

    hi kak saya dari Palangkaraya saya ingin studi ke Jerman melalui agen, tetapi saya tidak tau apa ada agen utuk studi ke Jerman di daerah saya yaitu Palangkaraya
    mohon bantuaannya, terimakasih ka

    Reply
  4. Yoice Milenia

    Kakak aku masih SMP dan mau lanjut SMA di Jerman… Menurut kk gimana baiknya? Karena dari banyak informasi yg aku dapat, kebanyakan membahas tentang kuliah bukan SMA… Terimakasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Yoice, saya sangat jarang mendengar ada orang Indo yang lanjut SMA di sini. Kendalanya karena Jerman tidak se-international seperti di Singapore/Australia, jadi kamu mungkin bisa jadi satu-satunya orang asing(tidak fasih berbahasa Jerman di SMA). Selain itu karena kamu masih dibawah umur ada kemungkinan kesulitan untuk mencari tempat tinggal.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>