Jenis-jenis tempat tinggal mahasiswa di Jerman

Buat yang akan pergi ke Jerman dan belum pernah tinggal di luar rumah, salah satu tantangan yang dihadapi adalah mencari tempat tinggal. Tempat tinggal adalah salah satu aspek yang penting untuk studi, karena tempat tinggal mendukung untuk belajar dan bersosialisasi dengan orang asing lainnya dan juga dengan orang Jerman. Dengan mengetahui jenis-jenis tempat tinggal di Jerman akan membantu kita untuk mengetahui hal-hal apa yang baik dan tidak baik. Di post ini saya mau menjelaskan beberapa jenis tempat tinggal di Jerman untuk mahasiswa.

1. Ein Zimmer Apartment
Artinya dalam bahasa Indonesia apartment 1 kamar. Ada juga 2 Zimmer Apartment, dan seterusnya. Tetapi biasa sebagai mahasiswa 1 Zimmer Apartment adalah jenis tempat tinggal yang cukup paling luxus. Karena di dalamnya ada dapur, kamar mandi dan WC sendiri. Besarnya biasa berkisar dari 18-25 m². Karena namanya 1 Zimmer Apartment, jadi semuanya ada di dalam 1 kamar, hanya kamar mandi dan WCyang ada ruangan sendiri. Sewaktu saya tinggal di Furtwangen, saya tinggal di Ein Zimmer Apartment. Kebersihan untuk kamar ini tanggung jawab kita sendiri. Kelebihannya, kita tidak berurusan dengan orang lain, bahkan dengan tetangga. Kerugiannya, pertama jadinya kurang ada kontak dengan orang-orang lain yang tinggal di satu lantai. Kedua, karena semuanya sudah ada di dalam 1 kamar artinya tidak ada ruangan lain yang di-share.

2. Flur
Berbeda dengan jenis kamar di atas. Flur yang saya maksud di sini adalah seperti koridor. Jadi jenis kamar seperti ini biasanya ada 1 koridor(Flur) yang panjang dan di kiri kananya ada kamar-kamar tidur. Besar kamar tidurnya biasa lebih kecil dari Ein Zimmer Apartment, karena didalamnya tidak ada dapur dan kamar mandi. Biasanya ada wastafel di kamar tidur. Dengan demikian dapur dan kamar mandi biasanya ada di ujung Flur dan dishare. Jenis tempat tinggal seperti ini biasanya untuk 8-12 kamar tidur. Jadi 8-12 mahasiswa berbagi kamar mandi, WC, dan dapur. Di dapur biasanya setiap kamar punya lemari makanan sendiri. Barang-barang yang dikulkas harus dilabel-in, supaya tidak diambil oleh orang lain. Istri saya tinggal di tempat seperti ini sewaktu dia di Konstanz. Untuk masuk ke tempat tinggal jenis Flur, biasanya tidak ada interview. Karena yang tinggal di Flur biasa mereka tidak tinggal bersama, mereka hanya men-share dapur, kamar mandi dan WC. Kamar jenis ini biasanya paling murah dibanding jenis-jenis yang lain. Kelebihannya, dengan model tempat tinggal seperti ini kita sangat banyak beriteraksi dengan orang-orang lain. Kadang sering masak bersama atau makan bersama. Karena ada ruang dapur yang dishare, jadi kita punya space besar kalo ada teman-teman yang datang bertamu. Kekurangannya, kalo dapat tetangga yang sulit artinya kita akan berhadapan dengan mereka setiap hari. Kekurangan lain adalah kebersihan, karena 8-12 mahasiswa punya standard kebersihan yang berbeda-beda. Biasanya di sini ada pembagian tugas, siapa yang buang sampah pada hari apa.

3. Wohngemeinschaft (WG)
WG mirip dengan Flur tetapi jumlah orang yang tinggal lebih sedikit dari 2-4 orang. Karena itu bentuknya lebih seperti tinggal bersama. Biasanya untuk masuk ke WG ada interview, karena mereka yang tinggal di WG ingin adanya sosialisasi dan komunikasi. Sewaktu di Darmstadt, saya tinggal di WG seperti ini. Harga untuk WG kira-kira di tengah-tengah kalau dibandingkan dengan Ein Zimmer Apartment dan Flur. Kelebihannya, karena model tempat tinggalnya untuk bersosialisasi, jadi kita bisa lebih mengenal orang-orang yang tinggal di WG. Kekurangannya, sama dengan model Flur gaya hidup dan standard kebersihan setiap orang berbeda-beda. Jadinya kalo benar-benar ada perbedaan tentang kebersihan harus ditanganin di dalam WG. Tapi mungkin ini salah satu bentuk latihan yang baik untuk bisa tinggal dengan orang lain yang bukan keluarga. Jadi kita lebih mengerti kebutuhan orang lain dan kita juga bisa berusaha supaya orang lain mengerti kebutuhan kita.

Dari 3 jenis tempat tinggal ini, WG biasanya sangat difavoritkan. Menurut pendapat saya, supaya di Jerman tidak bosan dan bisa mengenal orang asing lain dan orang Jerman, baiknya memilih Flur atau WG. Kedua jenis tempat tinggal ini juga membantu kemampuan kita berbahasa Jerman dan kemampuan untuk bersosialisasi.

2 thoughts on “Jenis-jenis tempat tinggal mahasiswa di Jerman

  1. Hanief

    Halo, anak saya rencana berangkat Jan’17. Boleh nanya? Gimana cara book apartment? Cari room mate? Dan strategi book karena STK yg di apply bakal beberapa di kota yg berbeda sementara saya dengar book apartment harus jauh2 hari?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Untuk jangka pendek mungkin bisa cari di Airbnb. Lebih baik ditetapkan akan tinggal dimana dan book apartment di kota itu. Lalu kalau akan ke STK di kota lain, bisa book hotel atau hostel.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>