Butuh waktu berapa lama untuk persiapan ke Jerman?

Jawaban untuk pertanyaan ini tergantung dari situasi dan kondisi setiap orang. Saya akan mencoba memaparkan dari beberapa contoh nyata. Harap diperhatikan, kami ke Jerman tanpa bantuan agen. Steve ke Jerman setelah lulus SMU untuk kuliah S1 dan Theresia setelah lulus S1 untuk kuliah S2.

1. Kursus Bahasa
Kami butuh 1 tahun untuk belajar bahasa Jerman dan lulus ZD (atau B1). Kalau kalian sudah berencana untuk kuliah di Jerman saat masih dibangku sekolah/kuliah, lebih baik kalian siapkan waktu untuk kursus bahasa Jerman disela-sela waktu sekolah. Belajar bahasa dengan relax dan lama (mengikuti kelas ekstensif), lebih berhasil daripada saat kita dikejar-kejar waktu dan harus kursus setiap harinya (mengikuti kelas intensif). Kalau kalian baru mendapatkan ide untuk belajar di Jerman setelah lulus sekolah, yah mau ga mau mengikuti kelas intensif atau super intensif supaya bisa cepat dapat ijazah B1, jadi tidak buang waktu.

2. Mengurus ijazah, legalisir, dan terjemahan
Mengurus ijazah memang hanya bisa dilakukan setelah lulus sekolah atau kuliah. Tergantung dari sekolah/kampus kalian, Steve butuh waktu sekitar 2 minggu untuk mengurus ijazah. Theresia butuh waktu lebih sebentar karena ijazahnya sudah dalam bahasa Inggris, jadi tidak perlu diterjemahkan.

3. Mencari uni/fh yang tepat
Mencari uni/fh yang tepat butuh waktu yang cukup lama. Banyak faktor yang kami pertimbangkan untuk akhirnya memilih bidang kuliah di uni/fh tersebut. Silahkan baca posting-an sebelumnya. Untuk bisa mengerti penawaran dan persyaratan tiap bidang kuliah di website uni/fh, kami membutuhkan pengetahuan bahasa Jerman/Inggris yang cukup. Karena walaupun budang kuliahnya sama, pendalaman jurusan yang ditawarkan setiap uni/fh bisa berbeda-beda. Misalnya, Steve ingin kuliah S1 informatik. Ada uni/fh yang menawarkan information technology, business information, computer science, information media, medical information, dan lain-lain. Tanpa pengetahuan bahasa Jerman/inggris yang cukup, akan sulit untuk mengerti isi website atau jurusan yang ditawarkan.

4. Mengirimkan aplikasi

Seperti yang saya pernah jelaskan di posting-an sebelumnya, saya butuh sekitar 2 bulan untuk pengiriman dan pada akhirnya menerima jawaban dari uni/fh yang saya daftarkan. Harap diperhatikan, setiap uni/fh mempunyai deadline yang berbeda dalam penerimaan mahasiswa baru. Untuk amannya, lebih baik mengirimkan 1-2 bulan sebelum deadline, karena kita tidak pernah tau kapan aplikasi kita sampai ditempat tujuan, apakah masih ada dokumen yang tertinggal dan perlu dikirimkan kembali, dan sebagainya. Silahkan lihat lagi posting-an sebelumnya untuk lebih jelasnya:

/suka-duka-datang-ke-jerman-mencari-universitas-yang-tepat-pengiriman-aplikasi/

5. Mengurus Visa + dokumen lain untuk keberangkatan

Bagi yang belum mempunyai passport, kalian bisa mengurus passport jauh-jauh hari. Karena dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus passport tidak tergantung dengan ijazah. Saya butuh 2 minggu untuk akhirnya mendapatkan passport, tanpa calo.
Pengurusan visa Jerman hanya bisa dilakukan kalau kita sudah mendapatkan Letter of Acceptance dari uni/fh atau sekolah bahasa di Jerman. Banyak sekali dokumen yang dibutuhkan untuk pengurusan Visa ini. Tetapi semuanya jelas dan bisa di check di website kedutaan Jerman di Jakarta. Dokumen yang perlu dilampirkan dalam pengurusan visa salah satunya adalah jaminan keuangan. Untuk mengurus jaminan keuangan, kalian perlu waktu sekitar 2 minggu-1 bulan. Ini karena ada surat jaminan keuangan yang harus dilegalisir dulu oleh kedutaan Jerman, lalu dikirimkan melalui pos ke Deutschebank Jerman, dan Deutschebank Jerman akan mengirimkan kembali pernyataan kalau rekening bank nya sudah dibuka. Kalau sudah dibuka, baru kalian bisa mengirimkan uang ke rekening tersebut sebesar 8040 Euro. Untuk lebih jelasnya, bisa dibawa di website kedutaan Jerman di Indonesia.

6. Persiapan keberangkatan

Ini merupakan langkah terakhir untuk bisa ke Jerman dan yang paling menyenangkan, kalau menurut saya. Saya memulai dari membeli tiket pesawat, membeli keperluan yang bisa dibawa ke Jerman, dan yang terpenting, mencari informasi sebanyak-banyak nya, bagaimana keadaan kota yang akan saya tinggali. Juga mencari tempat tinggal sementara. Untuk tips dalam mencari tempat tinggal sementara, bisa dibaca di posting-an sebelumnya. /suka-duka-datang-ke-jerman-mencari-tempat-tinggal/

Jangan menganggap remeh dalam mencari tempat tinggal di Jerman. Terutama bagi yang akan tinggal di kota besar, mencari tempat tinggal menjadi salah satu kendala karena lebih banyak permintaan daripada penawaran, apalagi untuk tempat tinggal yang harganya terjangkau. Saat kita masih di Indonesia, kita bisa mencari tempat tinggal sementara lewat internet, contohnya untuk sewa kamar di hostel.
Saya butuh sekitar 2 minggu untuk menyelesaikan langkah ke 6, karena banyak sekali keluarga dan teman yang membantu memberikan informasi.

Semoga sukses dalam persiapan untuk sekolah ke Jerman. Jangan pernah menyerah. Karena persaingan hidup di luar negeri akan lebih tinggi lagi.

Theresia

67 thoughts on “Butuh waktu berapa lama untuk persiapan ke Jerman?

  1. pasti kurnia

    trima kasih infonya,ada yg mau saya tanyakan,kalian ikut beasiswa atau mandiri ya studi di jerman,kita bisa nyambi kerja gak di jerman?kalau bawa istri dan anak kira2 gimana menurut kalian?

    Reply
    1. germany2study

      Kami kesini dengan biaya sendiri dan kerja sambilan waktu kuliah. Bawa istri dan anak ada peraturannya sendiri. Istri dan anak hanya bisa dibawa ke Jerman kalau kamu sudah mempunyai resident permit. Uang jaminannya juga harus menjamin istri dan anak. Lebih baik coba tanya ke kedutaan Jerman di Indonesia untuk lebih pastinya.

      Reply
  2. @afirafa

    saya afifah sekarang saya kelas 3 SMA .. beberapa minggu yang lalu saya mengikuti seminar tentang kuliah diluar negeri .. mulai dari situ saya jadi tertarik buat kuliah di jerman .. tapi kesiapan bahasa jerman saya minim sekali .. lalu kalau kita gk punya saudara dan info apa apa untuk kuliah di jerman bagaimana , sedangkan untuk memakai bantuan agen saya masih ragu .

    Reply
  3. Cesilya Margareta

    saya firdaus saya ingin sekali studi di jerman. saya sudah membaca beberapa artikel mililk anda di sini, yg saya mau tanyakan ialah anda agaen atau bukan? seandainya saya menggunakan service anda saya harus membayar anda berapa? oh ia saya minta tips dari anda keluarga saya tidak support untuk studi di german bagaimana caranya agar dalam menjelaskkan kepada ortu bahwa kuliah di jerman tidak mahal, karena keluarga saya sudah memetok mahal saja. lalu untuk saya yg kurang mampu apakah biaya jaminan nya bisa menggunakan dana pinjaman? tips dari anda apa? saya sangat senang dan berterima kasih kepada anda atas informasi dan jawaban dari anda.

    Reply
    1. germany2study

      Kami bukan agen. Kami pernah studi di Jerman, sekarang bekerja dan berkeluarga di Jerman. Jadi kami ngalamin banyak selama studi dan bekerja di Jerman. Berawal dari blog ini untuk tempat share pengalaman dan info mengenai studi di Jerman, semakin banyak orang yang mengontak kami untuk konsultasi lebih secara privat. Karena itu kami menawarkan service ini yang sebenarnya bertujuan untuk membantu orang Indonesia yang ingin studi di Jerman. Mengenai servicenya kamu bisa baca secara detail di http://www.studi-di-jerman.com/service-untuk-studi-di-jerman/. Untuk menjelaskan ke orang tua mengenai biaya, kamu harus ada perbandingan antara studi di Jerman dan di Indonesia, jadi orang tua bisa mengerti perbedaan biayanya sebesar apa. Selain itu di Jerman kesempatan untuk dapat pekerjaan sebagai student selama libur semester cukup besar, itu juga bisa membantu biaya studi dan hidup di Jerman. Mengenai yang biaya jaminan itu syarat mutlak untuk perpanjang visa setiap 1 atau 2 tahun. Jadi kamu harus punya dana tersebut selama kamu di Jerman.

      Reply
  4. sunaryo kusumo kusumo

    saya sunaryo, dokter spesialis ortopedi, saya mau sekolah subspesialis di jerman, minta tolong dong jenis kerja sambilan apa yg mungkin bisa saya dapatkan

    Reply
    1. germany2study Post author

      Kalo kamu sudah ada kualifikasi sebagai dokter, mendingan cari kerja sambilan langsung di rumah sakit atau di universitas klinikum. Biasanya universitas kedokteran bekerja sama erat dengan rumah sakit.

      Reply
  5. evi

    hallo saya evi,

    saya ingin menanyakan perihal kursus bahasa jerman langsung djerman, apakah biaya kursus sudah mencakup tempat tinggal? dan apakah saya masih bisa kerja sambilan selama kursus berlangsung? punya referensi tempat kursus yang bagus kah?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Evi,

      biaya kursus biasanya terpisah dengan biaya tempat tinggal. Tidak semua sekolah bahasa menawarkan kamar, jadi kamu harus cari kamar sendiri. Selama kursus bahasa setau saya kamu hanya bisa bekerja kalo lagi liburan. Sekolah bahasa di Jerman levelnya biasa cukup bagus. Dari pengalaman saya, kamu akan lebih cepat fasih berbahasa Jerman kalo kamu sendiri sehari-harinya proaktiv banyak berkomunikasi dalam bahasa Jerman, tidak hanya di sekolah bahasa.

      Reply
    2. Lani

      Hallo kak saya baru lulus tahun ini . saya pernah baca kalo kuliah kedokteran di sana itu harus memiliki nilai rata rata UN 7. Untuk saya yang nilai rata ratanya hanya berkisar 6 apakah masih dapat di terima di jurusan kedokteran ?

      Reply
      1. germany2study Post author

        Kedokteran disini sangat susah masuknya. Untuk kedokteran Uni Heidelberg misalnya, nilainya harus rata-rata 1,0 atau 1,3. Mungkin lebih baik kuliah S1 dulu di Indonesia atau coba bidang lain di Jerman.

        Reply
  6. febri saputra

    hallo saya febri, saya lulus sma tahun depan tepatnya 2014 saya minat kuliah dijerman. untuk contact personya info lebih lanjutnya dimana? terimakasih

    Reply
  7. Azis

    Halo mbak Theresia/mas Steven,
    Perkenalkan saya Azis, lulus Desain Produk dari ITS Surabaya 2009, sejak 2011 saya bekerja dan tinggal di Lagos, Nigeria. Mbak/Mas thanks in advance blog nya informatif sekali, saya sedang mencari info tentang summer desain tahun ini di Jerman. Disamping itu saya juga tertarik dengan program S2 pula, di postingan ini anda menyebut 8000-an Euro untuk transfer ke bank Jerman, apakah itu jaminan saja? Mbak/Mas kurang lebihnya berapa biaya yang harus kita punya untuk S2 hingga selesai?
    Terima kasih,
    Azis.

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Azis, biaya yang 8000 € itu pada intinya uang yang kamu perlu untuk biaya hidup bulanan di Jerman. Uang itu harus ditransfer ke rekening kamu di Jerman dan diblokir. Jadi setiap bulan kamu hanya bisa ambil sekitar 500-600€. Setiap kali kamu perpanjang visa, kamu perlu menunjukan jumlah uang 8000€ tersebut.
      Biaya untuk S2 sampai selesai sulit untuk dikalkulasi, karena semuanya tergantung banyak faktor. Contohnya apakah kamu perlu belajar bahasa Jerman, apakah studi yang kamu ambil gratis atau ada tuition feenya. Apakah kamu tinggal di kota yang biaya sewanya mahal.

      Reply
  8. redo setiawan

    Mbak anak saya setamat sma pingin kuliah s1 dijerman, kalau minta bantuan dari mbak biayanya 100 euro itu ya? Itu dijemput dibandara,dicarikan tempat tinggal sementara,dikawal ngurus ini itu sampai anak saya paham keadaan disana ya mbak?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Pak Redo, service untuk kedatangan di Jerman sementara ini tidak saya tawarkan lagi. Karena tempat tinggal yang saya tawarkan sudah full booked untuk jangka waktu lama.

      Reply
  9. redo setiawan

    Halo mbak Theresia and mas Steven

    Terimakasih atas infonya kemarin, namun ada yang mau saya tanya nih, apakah mbak and mas pernah mendengar AU PAIR? Menurut kalian apakah kegiatan tersebut resmi kerjasama antar indonesia – eropa dan saya mohon pendapat dari kalian menganai kegiatan ini. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas informasinya

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Redo, saya tau program Au Pair. Program ini tidak ada kerjasama resmi antara Indonesia dan Eropa. Jadi pada umumnya ada organisasi-organisasi yang menghubungkan keluarga yang mencari au pair dan orang yang ingin menjadi au pair. Ini program yang cukup bagus untuk menjadi loncatan untuk studi di Jerman. Selain itu sebagai au pair biasanya kamu benar-benar terintegrasi di keluarga Jerman, jadi kemampuan bahasa Jerman kamu akan lebih cepat berkembang. Dan sebagai au pair kamu dapat kamar sendiri, uang jajan, dan juga dibiayai untuk kursus bahasa. Yang perlu kamu pertimbangkan mungkin ada 2 hal, pertama dari segi waktu artinya kamu sekitar 6 bulan tidak memulai studi. Kedua, kamu dari awal tidak kenal keluarga yang menampung kamu. Jadi kamu tidak tau akan tinggal selama 6 bulan dengan situasi seperti apa. Tetapi secara umum program au pair menurut saya bagus.

      Reply
      1. redo setiawan

        Hi mbak and mas,
        Terimakasih sekali atas informasinya. Sebagai orang tua saya hanya khawatir au pair dijadikan modus trafficking (mudah-mudahan tidak), bagamana menurut kalian? Pasti ‘aman’ ya? Atau mungkin kalian ada referensi yang dapat kami hubungi untuk agen au pair yang ke Jerman. Sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih atas informasinya

        Reply
  10. yungkul

    hallo, saya yungkul 31 th, PNS di Kalimantan Timur. saya mau kuliah S2 ekonomi di jerman dengan biaya sendiri. sementara bhs inggeris agak minim. mhn saranx buat saya. Tks

    Reply
    1. germany2study Post author

      Saran saya, kamu pertimbangkan dulu secara biaya apakah ok. Kedua apakah kamu ingin nantinya bekerja di Jerman atau pulang ke Indonesia kembali menjadi PNS. Karena kalo ingin bekerja di Jerman, lebih baik mengambil program dalam bahasa Jerman.

      Reply
  11. ega

    selamat sore, saya ingin menanyakan saya bulan Desember akan lulus D3, namun saya ingin mendaftar studienkolleg dan membuat visa sebelum Desember, apakah saya bisa mendaftar hanya dengan menggunakan surat kelulusan ? karena ijazah D3 masih terlalu lama untuk diambil

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Ega, kalo kamu mau masuk Studienkolleg. Kamu bisa langsung pakai ijasah SMA, jadi tidak perlu menunggu lulus D3.

      Reply
  12. ruth

    Selamat sore,saya mau bertanya,
    apakah di Jerman bisa melanjut S2 dengan jurusan yang berbeda dari s1? misalnya S1 hukum dan S2 ingin ekonomi, apakah test masuk universitas di jerman itu sesusah seperti AS atau Inggris? dan apakah bisa menggunakan surat kelulusan saja (untuk s2)? terimakasih atas jawabannya :)

    Reply
    1. germany2study Post author

      Untuk ambil S2 yang sangat berbeda dari S1 itu sangat sulit. Kecuali kalo S1 dan S2nya agak berhubungan, contohnya matematika dan informatika.
      Untuk S1 kamu harus lewat Studienkolleg, untuk Studienkolleg itu ada ujian masuknya. Tapi untuk masuk S1 dan S2 tidak ada ujian masuk. Jadi mereka langsung lihat nilai kamu.

      Reply
  13. Bagas

    Untuk kriteria masuk S1 universitas disana apakah memiliki batasan pada umur? Saya adalah mahasiswa S1 semester 3 di salah satu PTN. Namun, saya ingin sekali untuk kuliah S1 di Jerman. Selain itu, apa perbedaan antara universitas dan FH?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Di Jerman tidak ada batasan umur untuk studi S1/S2. Ada salah satu artikel saya mengenai perbedaan universitas dan FH.

      Reply
  14. sam marru

    Permisi, dan maaf sebelumnya, tp saya sdkit pnasaran dngn kisah prjuangan kkak theresa, hehe, kalo boleh tnya, kondisi ekonomi keluarga kkak kyak gmn ya? Trus wktu itu kkak bnyk nggk mkir” resiko” untuk brangkat study ke jerman? (Kalau bisa disebutin :D), trus kkak dpet nggk dkungan” dari saudara/kluarga?, trus kkak prtama kali mkir ingin ke jerman ini dri siapa? Dan usaha prtama kkak itu apa? :D, maaf kalau bnyk tnya, tp saya sangat ingin tau, saya skrg kelas 3 SMA dan berencana ingin mlanjutkan studi d jrman, tp sya tdk pnya kluarga/saudara yg prnah studi d sana, trus motivasi kkak untuk ke jerman apa ya? :D, maaf kalau bnyk tnya trimakasih sblumnnya ya hehe 😀

    Reply
    1. germany2study Post author

      Kami berdua datang dari keluarga menengah di Indonesia. Jadi modal studi di sini ada dari orang tua, tapi sisanya kami bekerja parttime atau selama liburan. Orang tua juga mendukung kami dulu waktu ingin studi di Jerman. Kalo saya sendiri datang ke Jerman, karena dulu orang tua studi di sini dan ada saudara di sini. Theresia di sini tidak ada saudara, jadi dulu ada teman SMAnya yang sudah di sini. Motivasi ke Jerman untuk kami karena studinya gratis, jadi tidak beban untuk orang tua. Selain itu kualitas pendidikan di Jerman yang sangat tinggi.

      Reply
  15. ary

    hallo nama saya Ary. hendak bertanya.
    hampir sama dengan pertanyaan saudari Ruth di atas. jika kita ingin mengambil s 2 psikologi dari jurusan Filsafat bagaimana ya? apakah tdk bisa, atau melalui Studienkolleg? terima kasih atas bantuannya. selamat pagi.

    Reply
    1. germany2study Post author

      Studienkolleg hanya untuk lulusan SMA. Kalo kamu sudah ada S1, kamu bisa langsung S2. Untuk jurusannya, kamu coba cek di daad.de

      Reply
  16. uli artha

    halo, aku UUli. sekarang tinggal di Witten sebagai Aupair. aku sudah menyelesaikan studi S1 dari USU Medan, mtahun depan setelah Aupair akan lanjut Master di Jerman, apakah saya bisa dibantu? apa saja yang harus saya persiapkan? terima kasih

    Reply
  17. Chintiami

    hello kk…
    saya Chintia. saya sangat tertarik ingin belajar di jerman. usia saya sekarang 23thn. saya tamatan SMA. kira2 ada tidak batasan usia untuk kuliah S1 di jerman?

    Reply
  18. devora

    Selamat sore, anak saya sekarang kelas 2 SMA, dan ingin kuliah kedokteran di German. yang ingin saya tanyakan : berapa lama kuliah kedokteran di sana ? apakah kesulitan yang dihadapi untuk kuliah kedokteran disana ? apakah ada rasis disana ? misal anak sy kls 3 disana, setelah lulus apakah bs langsung daftar kuliah ? krn sy denger SMA disana 4 th beda dgn di indo ?pendaftaran kuliah itu dibulan apa ?thx infonya

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi ibu Devora, kuliah kedokteran di sini kira-kira 7 tahun. Sebelumnya perlu masuk Studienkolleg selama 1 tahun. Studi kedokteran di Jerman cukup sangat sulit. Kalo anak ibu cukup berprestasi dan rajin di SMA pasti bisa. Deadline pendaftarannya sekitar pertengahan Januari atau pertengahan Juli.

      Reply
  19. agus triyogo

    Yth. M’ Theresia

    Saya memiliki anak yang akan lulus S1 Teknik Industri dan merencanakan untuk kuliah S2 di Jerman. Apakah ada di Jerman, perkumpulan atau orang-orang Indonesia yang bisa di kontak untuk membantu pengurusan yang diperlukan untuk kuliah di Jerman.
    Kemudian kuliah di Jerman ada 3 versi, yakni Kelas Tradisional, Kelas Bilingual dan Kelas Internasional, apakah kalau mengambil kelas international maka kemampuan bahasa jerman tidak menjadi persyaratan utama ?
    Terima kasih atas bantuan dan informasinya
    Salam – Agus Triyogo

    Reply
    1. germany2study Post author

      Pak Agus, saya sudah jawab langsung email bapak. Untuk kelanjutannya, kita bisa komunikasi lewat email.

      Reply
  20. inayah

    kalau disana ada uni pake bahasa inggris ga? terus saya bisa dikit bahasa jerman tapi kalau pake bahasa i ggris boleh toh?

    Reply
  21. meishie theo

    M. Theresia.mau tanya form u studii di jerman bisa dapat dimana n langkah awal yg hrs dilakukan apa yaa..trims

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Meishie, di Jerman ratusan Universitas/FH. Hampir setiap Universitas/FH punya formularnya sendiri. Jadi kamu harus cari dulu mau studi di mana.

      Reply
  22. Selvi

    Sore .saya selvi mw tanya ttg studi di Jerman, status saya skrg masi dalam proses skripsi untuk gelar s1, dan saya berniat untuk melanjutkan studi s2 di Jerman ,, kira kira sy bisa studi untuk thn ini atau tidak ? Dan saya belum kursus bahasa Jerman .. Langkah pertama apa yang hrs saya lakukan .thx

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Selvi, deadline aplikasi untuk universitas Jerman biasanya Juli 2015. Kalo kamu bisa kelarin skripsi kamu dan dapat ijasahnya sebelum itu, kamu mungkin masih sempat untuk lanjut S2 di Jerman. Kalo kamu ambil program bahasa Jerman, kamu perlu kursus bahasa Jerman dulu di Indo atau di Jerman. Utk level bahasa Jerman yang dibutuhkan, biasanya kamu perlu kira-kira 1 tahun kursus bahasa Jerman. Kalo kamu ambil program dalam bahasa Inggris, kamu tidak perlu kursus jerman.

      Reply
  23. PEP

    Siang Mba Theresia.

    Saya sekarang pegawai swasta di perusahaan finance Jakarta. Umur 29 tahun. Sudah bekerja selama 8-9 tahun. Saya berencana mengambil kuliah s2 finance or Economic di jerman dengan biaya sendiri dengan program pengantar bahasa inggris. Namun saya ingin mencari kerja di jerman setelah lulus master. Of course dari Indonesia saya akan mengambil kursus bahasa jerman dan lanjut belajar bahasa jerman setelah berada di jerman.

    Yang saya ingin tanyakan…

    1. Bagaimana peluang kerja bagi lulusan sarjana n master ekonomi/finance di jerman ? Apakah byk dibutuhkan ? yg saya dengar itu yg byk dibutuhkan lulusan teknik.

    2. Klo saya mengambil program master pengantar bahasa inggris, bagaimana peluang mencari kerja di jerman nya ? Apakah lulusan master pengantar english bisa mendapatkan pekerjaan di jerman ?

    3. Prediksi umur ketika lulus master 32 – 33. Apakah dengan umur segitu dengan gelar master mempunyai peluang bekerja disana ?

    Terima Kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Saya jawab langsung pertanyaannya:
      1. Pekerjaan ekonomi/finance tidak begitu banyak dibutuhkan seperti tehnik. Tetapi tetap selalu ada lowongan pekerjaan.
      2. Kalo kamu mau nantinya bekerja di sini, sebaiknya ambil program bahasa Jerman atau kalo kamu ambil bahasa Inggris, kamu harus belajar bahasa Jerman selama studi. Karena lebih dari 90% pekerjaan yang ada mensyaratkan bahasa Jerman.
      3. Di Jerman umur dibawah 40 masih punya peluang cukup bagus utk bekerja. Apalagi kalo kamu sudah ada pengalaman kerja.

      Reply
  24. tina

    Malam Mbak Theresa,

    Mau tanya anak saya saat ini masih terikat beasiswa di Singapore sampai dapat hasil Alevel sekitar Feb 2017. Pertanyaan saya:
    1. Apakah hasil Alevel dari Singapore bisa dipakai utk kuliah S1 di Jerman atau harus tes lagi?
    2. Apakah kuliah S1 di Jerman semua gratis termasuk yg bhs Inggris atau harus apply beasiswa?
    3. Masuk program kuliah dlm bhs Jerman lebih mudah atau bhs Ingrs? (mengingat anak saya kesulitan mengatur waktu les bhs jerman di Spor saat ini)

    Terima kasih atas kesediaan Mbak menjawab pertanyaan saya.

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Ibu Tina,
      1. Untuk lulusan A-level perlu dicek di anabin.de apakah bisa langsung S1 atau perlu Studienkolleg dulu. Kalo Studienkolleg ada tes masuknya. Kalo masuk S1 biasanya tidak ada tes masuk, tapi ini tergantung ambil jurusan apa.
      2. S1 dalam bahasa Jerman biasanya gratis. Kalo dalam bahasa Inggris ada yg bayar, ada yg gratis juga.
      3. Dalam bahasa Jerman lebih sulit karena ada persyaratan bahasa Jerman. Tapi pilihan program studi S1 dalam bahasa Jerman jauh lebih banyak. Dan juga kalo mau belajar banyak dan dapat pengalaman banyak di Jerman, sebaiknya ambil program S1 dalam bahasa Jerman.

      Reply
  25. Izza

    Hi mba, saya Izza baru lulus SMA tahun ini. Saya berencana melanjutkan kuliah di jerman. Saya mau bertanya, apakah benar kalau kita ambil jurusan kedokteran tidak boleh ambil parttime? Saya juga pernah baca, ada batasan untuk mahasiswa, seperti 90 hari kerja penuh, 180 hari tdk penuh. Itu bagaimana yah? Boleh tolong jelaskan? Sebelumnya terima kasih banyak.

    Izza

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi Izza, kamu juga bisa bekerja kalo studi kedokteran. Tapi mungkin karena studi kedokteran itu sangat sulit, jadinya kamu tidak ada waktu untuk bekerja. Sekarang ini aturannya 120 hari kerja penuh (8 jam sehari) atau 240 hari kerja partime(sampai 4 jam sehari).

      Reply
  26. reskiioktaviantii

    Utk melanjutkan S2 di jerman dgn disiplin ilmu keperawatan atau kesehatan bs ga ? Biaya pendidikan.y mahal ga ? Dll gmn ?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi, di sini keperawatan itu Ausbildung, jadi seperti D3. Karena setau saya itu tidak ada S2nya.

      Reply
  27. PEP

    Siang Mba Theresa,

    Saya mau bertanya lagi, bagaimana gambaran peluang saya diterima program master ekonomi/finance/bisnis di Universitas Jerman? Dengan catatan akademik saya yang biasa-biasa saja. Apakah Universitas Jerman sangat memperhitungkan nilai sebelum nya dan lama menyelesaikan studi nya agar bisa diterima di program master?
    Saya lulusan Diploma 3 (ekonomi) dengan IPK 3,18 dari sekolah tinggi kedinasan. Kemudian melanjutkan (bukan mengulang) S1 akuntansi di PTN 5 besar Indonesia namun selesai dalam 7,5 tahun (yang harusnya selesai dalam 2 tahun) dengan IPK 2,8. Tapi saya punya pengalaman bekerja di perusahaan 8-9 tahun dimulai dari saya lulus Diploma 3. Saya juga punya beberapa sertifikat profesi di bidang pekerjaan saya saat ini.

    Mohon pencerahannya. Terima Kasih

    Reply
  28. ilhamkuncahyo

    hai..nama sy ilham kunvahyo

    sy baru lulus sma thunini
    spertinya berminat skali pengen kuliahdi jerman (katanya gratis)mhehe…mau nanya nih ka
    biasanya les bhsa jerman utk lulus level B1 butuh waktu brp bulan?
    terus tntng biaya visa itu kira2 brp duit?
    dan jurusan ilmu kebumian di jerman bagus tdk? hehe trmksh

    Reply
  29. Rozie

    Assalamualaikum

    Saya Mahasiswa Teknik Sipil semester 7 di Univ. Negeri. Saya ingin melanjutkan S2 ke jerman karena motivasi dari dosen. Saya mengambil bidang/konsentrasi Manajemen Rekayasa Kontruksi.Untuk S2-nya kira2 apa yang cocok ya? Karena juga ada keinginan untuk menetap di jerman dan univ/fh apa yang cocok dengan biaya yang lumayan murah. Karena saya berasal dari keluarga menengah juga. Makasih :)

    Reply
  30. Syauqi Dhiyaul Haq

    Mau nambahin aja mas, tahun ini Kedutaan Jerman membuat kebijakan baru tentang dokumen perlengkapan visa terkait uang jaminan. Terhitung April 2015 , pemohon visa tidak lagi diharuskan untuk deposit 8100 Euro, tapi bisa memilih alternatif kedua pengganti uang jaminan itu berupa Bank Reference dan surat pernyataan yg ditandatangani oleh notaris. Sekedar info supaya ditambahkan ke blog ini. Terima Kasih :)

    Reply
  31. Lila

    Wahh bagus nihhh infonya pak, cita2 saya jd peneliti kali aja bs lewat studi di Jerman, saya udh S1 tp bidang sosial, andai dpt beasiswa sains di Jerman walau ngulang S1 lg jg saya mau…

    Reply
  32. Rully

    hai mba, ak mau tanya untuk prospek masuk s2 Hubungan internasional dg ipk s1 Hi dibawah 3 bagaimana yah? jujur ipk saya 2.9 wktu s1. Saya ada rencana u/ melanjutkan s2 disana.
    Lantas apakah saya masih bs mendapatkan beasiswa? Atau dg biaya sendiri? Kira2 u/ s2 Hi brp biayanya? Dan bagaimana prosedur apabila saya ingin mengajak istri dan anak saya? Apakah bs di bulan/tahun pertama saya kuliah atau nt menyusul stlah mendpat permit?
    Just info saya skrg baru mendaftar di goethe u/ sertifikasi bahasa german, rencana sampai mendapatkan B2 baru saya akan mengapply beasiswa ..

    Reply
  33. McDony

    Halo, mau nanya. Kalau misalnya saat Juni 2018 saya itu lulus SMA kelas 3. Terus masuk ke studienkolleg-nya itu kira kira bulan berapa dan tahun berapa ya?? Lalu kalau misalnya saya kuliah Bauingenieurwesen bisa kerja di indonesia gak? terus disana ada yang namanya skripsi gak ya ? hehe. sorry banyak tanya. Terima kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Masuk Studkol tergantung kamu lulus ujian penerimaan. Paling cepat bisa masuk April 2019 atau October 2019. Bisa dong kerja di Indonesia, kenapa tidak? Disini ada yg namanya skripsi tapi bedanya namanya Bachelorarbeit.

      Reply
  34. Putri

    Selamat pagi mbak
    Saya berniat utk lanjut S2 jurusan psikologi di jerman.. Yg ingin saya tanyakan adalah:
    1. Saya belum pernah belajar bahasa jerman sebelumnya dan berencana utk mengambil S2 dengan bahasa jerman sbg bahasa pengantar. Apakah lebih baik saya kursus bahasa jerman di Indonesia atau di Jerman?
    2. Kalau di jerman kisaran biaya kursusnya berapa ya?
    3. Dan apakah dengan terpenuhinya syarat bahasa menjamin saya untuk diterima di univ jerman (ipk saya 3,2)?
    Terima kasih :)

    Reply
    1. germany2study Post author

      Mengenai biaya kursus, tergantung di akademi mana. Coba google akademi bahasa di Berlin, Heidelberg, atau Darmstadt yg lebih murah dari Goethe Institut.
      Tidak ada jaminan bisa diterima atau tidak. Semua tergantung kualifikasi kamu dan saingan kamu.

      Reply
  35. Negor

    Hallo saya ingin bertanya,
    Bagaimana tingkatan-tingkatan level bahasa jerman dan bagaimana kaitan tingkatan-tingkatan level itu dengan program untuk melanjutkan study di sana ? Terima kasih, mohon info nya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>