Biaya studi di Jerman

Seperti yang saya sudah sebutkan di post sebelumnya, biaya studi di Jerman yang rendah adalah salah satu alasan untuk sekolah di Jerman. Karena tema biaya studi dan hidup di Jerman salah satu tema yang komplex, saya membagi tema ini menjadi beberapa post. Post akan memaparkan biaya studi, di dalamnya termasuk Studiengebühren dan Semesterbeitrag.

Studiengebühren
adalah iuran yang harus dibayar mahasiswa untuk mengikuti studi di Jerman. Definisi lebih jelas tentang iuran ini bisa di baca di Wikipedia – Studiengebühren. Setiap provinsi (Bundesland) di Jerman memiliki peraturan sendiri mengenai Studiengebühren.Dan sering kali tergantung partai yang sedang memerintah, peraturan mengenai Studiengebühren dapat berubah. Karena itu penting untuk memverifikasi hal ini langsung dengan FH atau Universitas. Di provinsi-provinsi berikut ini Studiengebühren berkisar dari 300 € – 500 € per semester untuk studi pertama (Bachelor/Diplom): Baden-Wüttermberg, Bayern, Hamburg, Niedersachsen, dan Nordrhein-Westfalen. Provinsi lain tidak memungut Studiengebühren untuk studi pertama. Untuk lebih jelasnya bisa diliat di Tabelle di Wikipedia – Studiengebühren in Deutschland.

Semesterbeitrag
Selain Studiengebühren, ada juga yang namanya Semesterbeitrag atau iuran semester. Iuran ini berbeda di setiap FH dan Universitas. Karena FH dan Universitas dapat menentukan sendiri berapa besar iuran semester. Semesterbeitrag berisi iuran sosial, iuran administrasi, dan iuran mahasiswa. Beberapa FH dan Universitas juga memasukan tiket transportasi ke dalam Semesterbeitrag. Jadi jangan heran, kalau contohnya Semesterbeitrag di Darmstadt 238,50 €, sedangkan di kota lain jauh lebih murah. Karena 95 € dari 238,50  € adalah tiket transport untuk hampir seluruh provinsi Hessen. Dengan tiket ini mahasiswa bisa jalan-jalan dengan kereta dan bus ke kota-kota besar lainnya di sekitar Darmstadt, contohnya Frankfurt, Mainz, dan Wiesbaden. Cara termudah untuk mencari tahu berapa Semesterbeitrag di FH atau Universitas tujuan adalah lewat google, contohnya “semesterbeitrag fh darmstadt”.

Lain-lain
Selain Studiengebühren dan Semesterbeitrag, ada biaya-biaya lain seperti buku-buku dan literatur. Biaya buku dan literatur bisa dikurangi, karena perpustakaan FH dan Universitas biasanya memiliki buku-buku dan literatur cukup banyak untuk dipinjamkan. Dan setahu saya peminjaman buku di semua FH dan Universitas gratis, selama tidak melewati masa pinjam. Untuk studi seperti arsitek, design interior dan kedokteran, mungkin ada biaya-biaya tambahan untuk materi.

Perhitungan
Untuk menghitung biaya studi keseluruhan rumusnya adalah:

( Studiengebühr + Semesterbeitrag ) x masa studi

Contoh perhitungan sekolah di FH Darmstadt (Hessen) – Bachelor Informatik (7 semester):

( 0 € + 238,50 € ) x 7 semester = 1669,50 €

atau Rp 20.868.750,00 (1 € = Rp 12.500,00)

Contoh perhitungan lain sekolah di Uni Konstanz (Baden-Wüttermberg) – Bacehlor Informatik (8 semester):

( 500 € + 98 € ) x 8 semester = 4784 €

atau Rp 59.800.000, 00 (1 € = Rp 12.500,00)

FH dan Universitas di Jerman tidak mengenal biaya masuk, seperti di Indonesia, karena itu selain hitungan di atas tidak ada biaya lain.  Dan selain itu harus diingat, biaya ini tidak termasuk biaya hidup sehari (kamar, visa, makan, asuransi kesehatan, transport, dan lain-lain). Mengenai biaya hidup sehari-hari akan saya bahas di post yang akan datang.

Semoga post ini dapat memberikan informasi lebih jelas mengenai biaya studi di Jerman. Kalau ada yang punya pengalaman lain, silahkan kontak saya atau share via komentar.

41 thoughts on “Biaya studi di Jerman

    1. sjtirtha

      Hi Razan,

      pertanyaannya sulit untuk dijawab. Karena tergantung dengan orangnya, bidang studi dan Universitasnya. Biasanya ada yang namanya Regelstudienzeit, yaitu lamanya studi kalo semua ujian, tugas, praktikum, dan tugas akhir selesai sesuai jadwal. Tapi jarang ada orang yang lulus tepat waktu. Ada orang-orang yang lulus setelah tambah 1-2 semester. Ada yang perlu 1,5 kali dari Regelstudienzeit. Ada juga studi sampai 2 kali Regelstudienzeit.

      Sebagai patokan umum, maksimal studi baiknya dibawah 1,5 kali Regelstudienzeit. Contoh Regelstudienzeit Informatik 7 semester, artinya maksimal 10 semester. Ini belum termasuk Studienkolleg selama 2 semester. Tetapi menurut saya pribadi, maksimal studi baiknya hanya tambah 1 atau 2 semester dari Regelstudienzeit.

      Steve

      Reply
  1. William

    Halo.. ada ga sih universitas di jerman yang benar benar bebas dari biaya kuliah terkecuali biaya iuran itu? di Stutgart semisal? dan kalau ada itu di mana saja yang bagus Engineeringnya?
    Saya sangat berminat sekali bisa kuliah dan bahkan tinggal di sana menetap dan bekerja di sana. Tapi ada kesulitan finansial. Ada rekomendasi mungkin bagaimana untuk bisa kuliah di sana? adakah beasiswa?

    O ya, saya tahun 2012 mau mencoba untuk mendapat beasiswa studienkolleg di Jakarta, nah persiapan yang kira kira perlu disiapkan dari sekarang itu apa saja? selain bahasa

    Reply
    1. sjtirtha

      Di Jerman masih banyak universitas yang ga minta biaya kuliah(Studiengebühren). Di post diatas dibagian Studiengebühren ada link provinsi mana aja yang ga minta biaya kuliah. Stuttgart masuk ke provinsi Baden Wüttermberg yang pake biaya kuliah. Pada dasarnya universitas di Jerman levelnya hampir sama. Tips dari saya, 1. cari bidang studi dulu. 2. setelah itu baru cari semua universitas yang menawarkan bidang studi itu. 3. dari situ baru pilih-pilih universitas yang secara biaya lebih murah.

      Saya sendiri ga ada pengalaman pake beasiswa. 2 kali saya pernah dapet tunjangan dari http://www.esg-darmstadt.de/ dan dari DAAD. Tapi itu juga tunjangannya cuman dikasih satu untuk studi bachelor dan satu kali untuk studi master, kira-kira 500-1000 € dari setiap lembaga. Kalo yang bener-bener beasiswa tiap bulan, mungkin kamu bisa baca di sini http://iscabeasiswa.blogspot.com/2010/02/beasiswa-untuk-studi-di-jerman-arsip.html, penulis blog ini juga pengalaman sendiri dapet beasiswa.

      Di beberapa post saya yang ini http://www.studi-di-jerman.com/membiayai-studi-di-jerman-dengan-bekerja-sambilan/, saya kasih perhitungan untuk membiayai studi. Pada intinya biayain studi dan hidup sendiri akan berat, tapi bukannya tidak mungkin. Yang sangat penting itu uang jaminan untuk perpanjang visa, kalo itu udah dipasti ada yang tanggung. Sisanya masih bisa cari jalan sendiri.

      Reply
      1. William

        ooh… danke… atas infonya.. hahaha…o ya.. untuk Berlin, Heilderberg sendiri cukup direkomendasikan nda untuk studi di sana? hahha..

        Reply
        1. sjtirtha

          Dua-duanya ok untuk studi. Berlin setau saya biaya hidup lebih murah, tapi Berlin jauh dari mana-mana. Karena letaknya di utara timur. Negara perbatasannya Polandia. Kalo Heidelberg/HD secara kota sangat bagus, terkenal sebagai kota turis. Tapi juga biaya hidup lebih mahal dan selain itu HD ada biaya studi. Tapi enaknya HD karena letaknya ditengah-tengah jadi ke mana-mana deket, ke Perancis, Mannheim, Karlsruhe, Frankfurt.

          Reply
  2. Rio Efraim

    Saya rencana mau lanjut kuliah di Jerman tapi masih bingung masuk universitas yang bagus

    klo boleh tau nama akun FB anda apa bro Steve?

    Reply
    1. sjtirtha

      Yang penting pilih bidang studinya dulu. Setelah itu baru cari universitas, pada dasarnya semua universitas di Jerman kualitasnya sama. Kalo mau kontak lebih lanjut, lewat menu kontak aja. Soalnya saya ga pake fb utk kontak.

      Reply
  3. Ochie

    Hai, hai… blog-nya sangat informatif sekali. Terimakasih sudah berbagi. Bagaimana dengan Hesse? Saya sedang mencari banyak banyak info mengenai studi di Uni-Phillips Marburg. Thanks ya…

    Reply
    1. sjtirtha

      Maksudnya Hessen? Hessen salah satu provinsi yg padat, jadi banyak kota-kota besar. Frankfurt, Darmstadt, Wiesbaden. Juga banyak uni dan kerjaan. Letaknya juga di central Jerman jadi ke mana-mana lebih deket. Kalo Marburg saya gitu tau, coba liat juga http://www.marburg.de

      Reply
  4. Fitri

    Mau nanya, kalo universitas yg cocok buat kuliah S1 kedokteran di jerman uni apa ya? Apakah ada uni yg Studiengebühren nya gratis utk kedokteran?

    Reply
    1. sjtirtha

      Setau saya kali dari program diploma di Indo jadinya harus ambil studienkolleg dan mulai studi sipil dari awal lagi. Coba cek langsung aja dengan pihak uni, mungkin ada beberapa mata kuliah yang bisa diakui. Sebagian besar uni dan fh di Jerman gratis.

      Reply
  5. Patricia

    Saya merasa beruntung sekali menemukan blog Anda, karena sangat informatif hehe.. Kalau untuk biaya program Master di Jerman apakah berbeda jauh dengan biaya program Bachelor? Kira2 kisaran untuk program Master di Jerman berapa ya per semesternya?

    Danke :)

    Reply
    1. sjtirtha

      Biaya program Master dan Bachelor per semester pada umumnya sama, yang membedakan lamanya studi. Bachelor perlu 6-7 semester, sedangkan Master 3-4 semester. Biayanya per semester berbeda-beda di setiap FH/uni, contohnya di TU Darmstadt sekitar 250€ Per semester.

      Reply
  6. otnansuk

    Kebetulan anak saya sudah daftar di salah satu agen yang salah dari dia ada orang Jerman, kebetulan untuk biaya 1 meliputi: administrasi-2 + kursus Bhs Jerman sampai dapet ZD ( super intensif 5 bulan ) + daftar Studkol sebesar 7995 EUR+ jaminan 8090 EUR
    Pertanyaanya: berapa semester untuk studkol dan berapa biaya buat studkol
    bagaimana peluang masuk Uni kalo hanya modal ZD+studlkol??

    Trims

    Reply
    1. germany2study

      Supaya ada perbandingan dan tidak dipermainkan oleh agen,
      Untuk lihat perincian biaya persiapan sekolah di Jerman, bisa baca disini:
      http://www.studi-di-jerman.com/studi-di-jerman-butuh-biaya-berapa/
      Untuk Service yang kami tawarkan, bisa baca disini:
      http://www.studi-di-jerman.com/service-untuk-studi-di-jerman/

      Studkol hanya 2 semester. Biaya nya per semester tergantung dari biaya semester dari Uni/FH yang kita daftarkan, jadi bervariasi dari 50 – 200 Eur per semester.
      Peluang masuk uni/fh tergantung dari jurusan yang kita daftarkan. Kalau jurusan Medizin misalnya, banyak yang minta NC. Jadi modalnya adalah nilai yang bagus. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca disini:
      http://www.studi-di-jerman.com/kuliah-bidang-apa-di-jerman/

      Semoga info ini membantu.

      Reply
      1. otnansuk

        Trims atas infonya yang sangat membantu …
        Sorry .. ada lagi hehe…
        - Intinya studkol itu tempatnya juga di FH/Uni yang kita mau kuliah ?
        - Anda tidak menuliskan jurusan T Mesin termasuk yang minta NC apakah berarti peluang untuk masuk lebih mudah, tapi peluang kerja di Jerman susah?
        - Menurut pengetahuan anda selama di Jerman, adakah kasus calon mahasiswa terutama dari Indo yang sampai tidak mendapatkan tempat di FH/Uni sampai akhirnya harus pulang dan gagal kuliah di Jerman karena tidak memenuhi syarat ?

        Sekali lagi Trims ya Mas Steve…..

        Reply
        1. germany2study

          Tidak semua FH/Uni menawarkan studkol, jadi untuk FH/Uni yang tidak menawarkan studkol mereka bekerja sama dengan FH/Uni lain yang menawarkan studkol. Jumlah studkol bisa diliat di sini: http://www.studi-di-jerman.com/aufnahmeprufung-untuk-studienkolleg/, sedangkan jumlah FH/Uni jauh lebih banyak dari itu.

          Jurusan Mesin biasanya tidak NC, jadi peluang untuk masuk lebih mudah. Peluang untuk kerja di Jerman sebagai engineer sangat besar, lapangan pekerjaan di Jerman lebih besar dari jumlah tenaga kerja yang ada.

          Dari sepengetahuan saya, yang ada 2 kelompok yang pulang ke Indonesia. Yang pertama, mereka yang tidak masuk Studkol karena tidak lulus-lulus Aufnahmeprüfung(ujian masuk) Studkol. Dalam waktu 18 bulan dari kedatangan, harus sudah masuk fh/uni. Karena makin banyak orang asing yang ingin kuliah di Jerman, sedangkan tempat di Studkol tidak bertambah, jadi persaingan semakin ketat.
          Kalau sudah lulus Studkol, pasti dapat tempat di FH/Uni, terutama kalau jurusannya bukan yang NC.
          Kelompok kedua yang gagal dan akhirnya pulang Indo, mereka yang sudah studi di FH/Uni, tetapi tidak lulus. Dalam waktu 10 tahun dari kedatangan, harus lulus dari FH/Uni.

          Reply
  7. edtrias

    Guten morgen,
    Saya mau tanya, kalo di frankfurt termasuk salah satu provinsi yg tidak memungut biaya Studiengebühren? Saya masih sekolah diploma dan ingin melanjutkan bachelor disana. Kebetulan saya di jurusan ilmu komunikasi. Ada tidak universitas yg reccomended yg sesuai dengan jurusan saya?
    Danke. .hehehehe

    Reply
  8. Jeremy

    Hai ka, boleh tanya2ga, kira2 rincian biaya utk studienkolleg di jerman, berapa ya utk 1 tahun itu? Krn orang tua minta rincian biaya-nya utk 1 tahun studienkolleg disana. Seperti semester fee,tuition fee,semester ticket, dll. Sy rencana mau ambil m-kurs, krn nanti mau apply jurusan kedokteran. Terima kasih sebelumnya :)

    Reply
    1. germany2study Post author

      Ini contoh biaya studi di Uni Frankfurt: http://www2.uni-frankfurt.de/38935069/semesterbeitrag. Jadinya per semester untuk Sommersemseter 2013: 327,50€. Itu termasuk biaya administrasi dan semester ticket. Di Frankfurt tidak ada tuition fee/Studiengebühren. Selain itu kamu harus perhitungkan juga biaya hidup per bulan sekitar 500-600 €. Untuk 1 tahun perhitungannya: 2 x biaya studi per semester dan 12 x biaya hidup per bulan.
      Jadi (2 x 327,50 €) + (12 x 600 €) = 7855 € per tahun. Tapi ini hanya contoh untuk di Frankfurt, di kota lain biaya studinya bisa agak berbeda dan juga Frankfurt tempat tinggal agak mahal, karena itu saya perhitungkan 600 € per bulan untuk biaya hidup.

      Reply
  9. rivaldo

    Saya Rivaldo thn kelahiran 1998. Jika saya akan study di freshman program fh aachen, lalu ke hochschule rhein waal bagian teknik , apakah termasuk yg bagus di Jerman.? Lokasi nya sekitar mana, kota atau desa? Apabila study di FH jika akan lanjut master apa hrs ujian tambahan? Tq

    Reply
    1. germany2study Post author

      FH Aachen punya naman cukup bagus. Aachen termasuk kota bsear. Tapi Hochschule Rhein Waal letanya di kota kecil, kira-kira 10 km dari Duisburg(juga kota besar). Lulusan FH juga bisa lanjutin Master. FH juga menawarkan program Master.

      Reply
  10. Arief

    Hai kak saya Arief dari Bogor. Kak kalo Jurusan Teknik Industri disana memerlukan NC ga? Prospek lulusan Teknik Industri disana gampang dapet kerja di Jerman? kira2 kalo saya ambil program international bachelor disana berarti tidak usah mempunya sertifikat B1 lagi kan? dan apakah ada Stutkol untuk program international bachelor.

    Terima Kasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Tehnik Industri setau saya bisanya tidak NC. Tapi mungkin ada beberapa universitas/FH tertentu yang NC. Prospek pekerjaannya juga bagus. Kamu tetap perlu Studienkolleg. Studienkolleg itu bukan hanya untuk bahasa Jerman kamu, tetapi Studienkolleg itu untuk persamaan dengan lulusan SMA di Jerman. Karena lulusan SMA di Indo tidak setara dengan lulusan SMA di Jerman. Artinya juga kamu perlu ijasah B1(atau bahkan B2) untuk mendaftar ke Studienkolleg.

      Reply
  11. Rini

    Heloo saya mau tanya saya sekarang masih kuliah jurusan hukum di salah satu universitas di jakarta. Dan akan melanjutkan s2 di jerman. Kalo jurusan hukum di jerman di univeraitas mana yah. Terimakasih

    Reply
    1. germany2study Post author

      Ada banyak universitas Jerman yang menawarkan jurusan hukum. Kamu bisa coba cari di google.de atau daad.de. Bidang studi hukum dalam bahasa Jerman namanya “Jura”.

      Reply
  12. Zaky

    moin moin saya mau tanya kalo untuk biaya hidup di darmstadt itu perbulan kira2 berapa ya? kalo untuk wohnungnya sendiri aja berapa? danke

    Reply
  13. cynthia

    halo kak, rencana abis lulus SMA sy mw stukoll di indo trs klo sy ambil jurusan bisnis management kira2 yg bgs&murah dmn ya?
    thx

    Reply
  14. eric

    Halo.. saya ad pertanyaan, saya mau kuliah kedokteran, rencananya sih di Heidelberg, bisa direkomendasi gak universitasnya, kalau yang bebas biaya ada?

    Reply
    1. germany2study Post author

      Hi, Heidelberg punya salah satu fakultas kedokteran terbaik di Jerman. Jadi bisa saya rekomendasi.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>