Berkendara mobil di Jerman

Tulisan saya kali ini membahas hal-hal berkendaraan dengan mobil di Jerman. Untuk kenal peraturan lebih jelasnya, lebih baik ikutan Fahrschule langsung. Dalam berkendaraan di Jerman ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Di bawah ini hanya beberapa hal yang mungkin menarik untuk diketahui mengenai berkendaraan di Jerman.

1. Batas kecepatan
Batas kecepatan berkendaraan di Jerman tergantung lokasi. Di dalam kota batas kecepatannya biasa 50 km/jam. Di beberapa daerah dalam kota, seperti perumahan atau dekat sekolah bisa jadi batas kecepataannya 30 km/jam. Di Landstrasse dan Bundesstrasse, yaitu jalan yang menghubungkan kota dengan kota (ini bukan jalan tol) batas kecepatan maksimal 70 – 100 km/jam. Di jalan tol batas kecepatannya dari 100 km/jam sampai tidak terhingga. Jadi kalo tidak ada tanda apa-apa di jalan tol, artinya bisa berkendaraan secepat mungkin, tetapi tentunya harus memperhatikan kendaraan-kendaraan lain

2. Pelanggaran
Ada berbagai macam pelanggaran yang bisa terjadi. Yang pertama adalah pelanggaran karena terlalu cepat berkendaraan. Kalo kecepataannya 41-50 km/jam lebih cepat dari batas yang ditentukan (contohnya batas kecepatan 50 km/jam, kamu berkendaraan 95 km/jam), maka SIM akan diambil untuk 1 bulan. Dibawah itu hanya harus bayar. Lengkapnya bisa dibaca di http://bussgeldkatalog.kfz-auskunft.de/geschwindigkeit.html. Bagaimana bisa ketahuan, di Jerman ada kamera di beberapa tempat yang memfoto kalo kamu berkendaraan terlalu cepat. Pelanggaran jenis kedua melewati lampu merah atau tanda stop, tergantung keadaan pelanggaran ini juga bisa mengakibatkan SIM ditarik untuk waktu tertentu. Pelanggaran ketiga adalah parkir sembarangan, dalam beberapa hal akan kena surat tilang. Lebih jelasnya bisa dibaca di http://www.kfz-auskunft.de/bussgeld/parken.html. Tentunya masih banyak penggaran lainnya, tetapi itu 3 pelanggaran yang paling sering terjadi.

3. Kecelakaan
Di Jerman semua kendaraan bermotor harus memiliki asuransi. Kalo tidak ada asuransi maka plat nomernya tidak akan dikeluarkan oleh pihak kota. Karena itu setiap kali terjadi kecelakaan, maka pihak polisi dan juga asuransi akan datang untuk mencek kejadian kecelakaannya. Yang bersalah melakukan kecelakaan harus membayar biayanya, karena ada asuransi biaya ini akan ditanggung oleh asuransi dari pihak yang melakukan kesalahan. Karena itu sebaiknya kalo terjadi kecelakaan, langsung berhenti, jangan berusaha untuk parkir dulu. Karena kalo sudah parkir polisi dan pihak asuransi akan kesulitan untuk mengerti bagaimana kecelakaannya bisa terjadi.

4. Mogok
Satu hal yang juga selalu mungkin terjadi adalah mogok. Bisa mogok karena kehabisan bensin, atau karena mesin, atau juga karena ban bocor. Untuk itu di Jerman ada ADAC, yaitu perusahaan yang membantu kalo ada masalah dengan kendaraan di lalu lintas. Pada umumnya mereka yang berkendaraan mobil juga anggota ADAC, supaya kalo terjadi apa-apa mereka bisa minta bantuan ADAC. Iuran per tahunnya sekitar 40 – 50 €, liat di http://www.adac.de/mitgliedschaft/tarife/default.aspx. Kalo bukan anggota ADAC dan tiba-tiba mogok di jalan, biaya untuk menarik mobil tersebut bisa ratusan €. Sedangkan sebagai anggota ADAC gratisan.

5. Berurusan dengan polisi
Pada umumnya polisi di Jerman sangat baik. Satu waktu di winter, mobil saya diberhentikan karena saya mengemudi dengan kaca berembun. Sewaktu diberhentikan mereka hanya meminta surat-surat dan kasih peringatan/himbauan untuk membersihkan embun di kaca sebelum mengendarai mobil. Setelah itu mereka pergi. Polisi di Jerman tidak kenal sogok menyogok. Jadi kalo memang tertangkap basah melanggar peraturan, lebih baik mengaku saja dan coba untuk meminta toleransi agar tidak harus bayar apa-apa.

Selain itu masih banyak hal-hal lainnya, tertapi 5 hal di atas yang saya biasanya ingat mengenai berkendaraan mobil di Jerman. Selama ini saya sangat menikmati berkendaraan di Jerman, terutama juga dengan infrastruktur jalan yang sangat bagus, kita bisa berkendaraan ke mana-mana dalam waktu dekat. Perhitungan saya biasanya 100 km jalan tol kira-kira perlu waktu 1 jam. Jadi dalam waktu 5 – 6 jam saya dari Heidelberg bisa sampai di Hamburg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>