Monthly Archives: December 2012

Suka duka datang ke Jerman – Mencari Tempat Tinggal

Seperti yang saya ceritakan di posting-an sebelumnya, selama beberapa hari saya menumpang di kamar teman saya. Tapi bagaimana dengan orang-orang yang belum mempunyai teman di Jerman? Ini bukan semuanya pengalaman pribadi saya, tetapi juga kumpulan dari pengalaman teman-teman.

Numpang di rumah atau kamar orang yang belum bisa kita panggil teman, memang akan membuat kita sungkan. Apalagi bagi beberapa orang yang baru pertama kali numpang di rumah orang lain.

Continue reading

Suka duka datang ke Jerman – Pertama kali tiba di Jerman

Tiket pesawat, one way, sudah ditangan, saya siap berangkat ke Jerman. Saya memilih maskapai Malaysia Airlines karena mereka memberikan bagasi 35 kg bagi warna negara Indonesia. Akhir Juni 2003, saya tiba di Jerman, disambut oleh musim panas yang sangat panas. Itu tidak masalah bagi saya, karena Jakarta jauh lebih panas :)

Itulah pertama kalinya saya menginjakan diri di negara orang. Penerbangan selama kurang lebih 16 jam cukup melelahkan bagi saya, tetapi tiba di Jerman menghapus kelelahan saya. Semuanya serba baru dan sangat menarik bagi saya. Bandara international Frankfurt merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia. Bandaranya sangat besar dan bersih. Saya tiba sekitar pukul 6 pagi waktu setempat, tetapi saya tidak merasakan itu karena jam 6 pagi, di waktu summer, sama seperti jam 8 pagi di Jakarta, ditambah lagi lampu-lampu di dalam bandara yang terang-benderang.

Sekali lagi, bandara Frankfurt sangat besar. Entah karena saya nervous atau kecapean, hampir saya tersesat. Saya ikuti saja kemana orang-orang ramai berjalan. Setelah melewati pengecekan imigrasi, pengambilan bagasi, saya pun keluar dari pintu bandara. Saya tidak melihat batang hidung teman-teman yang janjinya ingin menjemput saya. Was-was juga karena saya tidak tahu bagaimana caranya dari Frankfurt ke Darmstadt. Ternyata teman-teman ngumpet dibalik kursi. Hahaha… saya selalu tertawa kalau ingat kejadian itu.

Continue reading

Suka duka datang ke Jerman – Mencari Universitas yang tepat & Pengiriman Aplikasi

Di hari terakhir tahun 2012 ini, saya teringat akan suka duka saat mengurus keberangkatan ke Jerman, saat tiba di Jerman, dan hari-hari pertama tiba di Jerman. Seri posting saya kali ini akan ‘menapak tilas’ ke 10 tahun yang lalu.

Sekitar 1 tahun sebelum saya berangkat ke Jerman, saya sibuk dengan les Bahasa Jerman di Goethe Institute, Bandung. Karena saya ingin sekali berangkat ke Jerman secepat mungkin, saya ambil kelas semi intensif. Dari sisi biaya, kelas itu juga masuk dalam budget saya yang terus terang, tidak banyak. Diwaktu yang sama, saya juga sudah memulai mencari bidang studi dan universitas yang tepat yang sesuai dengan keinginan dan kondisi saya. Saya banyak luangkan waktu di Internet Cafe untuk mencari semua informasi. Sayangnya, hanya sedikit informasi yang tersedia dalam Bahasa Inggris, sebagian besar dalam Bahasa Jerman. Dengan kemampuan Bahasa Jerman saya yang ala kadarnya, bantuan dari guru les, dan juga penerjemah di internet, tetap saja saya merasa tidak cukup. Istilah keren nya, “saya tidak tahu apa yang saya tidak mengerti”.

Continue reading