Monthly Archives: May 2012

Studi di Jerman bukan seperti di …..

Bagi yang berangan-angan dan berencana studi di Jerman, biasanya mereka punya bayangan tersendiri bagaimana studi di Jerman. Saya sendiri dulu punya beberapa bayangan bagaimana studi di Jerman. Ternyata setelah beberapa bulan di Jerman banyak sekali yang berbeda dari bayangan saya. Bayangan yang kita punya mengenai studi di Jerman  atau di luar negeri bisa dipengaruhi acara-acara TV, gambar-gambar di maajalah, atau cerita dari teman. Post kali ini saya akan menyinggung beberapa hal yang berbeda dari bayangan kita sewaktu di Indonesia.

Continue reading

Bagaimana memilih kota untuk studi di Jerman

Sebagian besar email kontak yang saya dapat, selalu mempertanyakan kota mana yang baik untuk studi. Memilih kota yang benar untuk studi sangat penting karena banyak aspek yang mempengaruhi kehidupan di Jerman tergantung dengan kota di mana kamu tinggal. Contohnya FH dan Universitas di kota tersebut, teman-teman yang tinggal di kota tersebut, kemungkinan bekerja, kemungkinan untuk berekreasi, dan lain-lain. Selama studi saya hanya pernah tinggal di 4 kota di Jerman selama studi, yaitu di Zwingenberg(dekat Darmstadt), Darmstadt, Furtwangen(di Schwarzwald), dan Konstanz. Selain itu saya pernah thesis di Karlsruhe, tetapi tidak tinggal di sana. Selama masa liburan studi saya pernah ke Hamburg, Freiburg, Magdeburg, Leipzig, Frankfurt, Wiesbaden, Mainz, Heidelberg, Mannheim, Berlin, Lübeck, dan Aachen. Istri saya juga berpengalaman tinggal di Bernburg (dekat Halle), Darmstadt, dan Konstanz. Dari pengalaman-pengalaman ini ada beberapa hal yang bisa menjadi bahan pertimbangan untuk memilih kota studi di Jerman.

Continue reading

5 langkah pertama persiapan studi di Jerman

Banyak orang yang punya mimpi ingin studi di Jerman, tetapi hanya sebagian yang berhasil mencapai impiannya. Sudah beberapa kali di mailing list atau di Facebook atau bahkan per email orang bertanya bagaimana bisa studi di Jerman. Terutama bagi mereka yang sama sekali tidak punya kenalan yang tinggal di Jerman atau yang pernah tinggal di Jerman akan sulit untuk mencari informasi ini. Di google ada banyak informasi tentang persiapan studi di Jerman, tetapi biasanya informasinya tidak terkonsolidasi di satu website. Post kali ini isinya tentang 5 langkah pertama untuk persiapan studi di Jerman.

Continue reading

4 langkah efektif belajar bahasa Jerman

Salah satu tantangan terbesar studi dan hidup di Jerman adalah komunikasi. Dua tahun pertama saya mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dalam bahasa Jerman. Walaupun setelah satu tahun di Jerman saya dapat mengerti percakapan dalam bahasa Jerman, tetapi kemampuan saya untuk menanggapi percakapan dalam bahasa Jerman sangat terbatas. Biasanya satu tahun pertama tanggapan saya “Ja/Nein” atau hanya jawaban dengan menggunakan beberapa kata, dan tidak menggunakan kalimat lengkap. Baru setelah dua tahun saya mulai cukup terbiasa untuk menanggapi percakapan. Mengenali kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Jerman, saya mulai mencari trik untuk mempercepat perkembangan kemampuan Jerman saya. Sekarang setelah 11 tahun di Jerman, saya pikir bahasa Jerman saya cukup untuk menghadapi kesulitan kehidupan di Jerman. Baru-baru ini saya baca satu artikel http://lifehacker.com/5903288/i-learned-to-speak-four-languages-in-a-few-years-heres-how, dan ternyata trik yang dipakai oleh penulis artikel ini kira-kira mirip dengan trik yang saya selama ini lakukan.

Continue reading

Kultur Jerman vs. Indonesia

Studi dan tinggal di Jerman adalah tantangan yang besar, terutama bagi yang 20 tahun hanya tinggal di Indonesia seperti saya. Semakin lama tinggal di satu negara, semakin melekat kultur dari negara tersebut. Bagi saya sewaktu pertama kali datang ke Jerman banyak hal secara kultur yang sangat baru untuk saya. Dan saya perhatikan orang-orang Indonesia yang tidak betah studi dan tinggal di Jerman adalah mereka yang tidak belajar mengenal dan mempraktekan kultur Jerman selama tinggal di Jerman. Beberapa waktu yang lalu saya mendapat ilustrasi menarik dari seorang seniman mengenai kultur Jerman versus Cina, yang secara garis besar juga berlaku untuk orang Indonesia. Beberapa hal dari ilustrasi ini akan saya bahas sedikit di bawah.

Continue reading

Mengapa studi di Jerman lama?

Salah satu pengalaman negativ dari studi di Jerman adalah masa studi yang lama. Memang secara rata-rata sebagian besar orang Indonesia yang kelar studi di Jerman umurnya sudah lebih dari 25, bahkan kalo mengambil Diplom(gelar S2 inklusiv S1 di Jerman) atau Master artinya akan lebih lama lagi. Di post ini saya akan membahas beberapa hal yang membuat studi di Jerman terasa lebih lama dan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mempercepat masa studi di Jerman.
Continue reading