Monthly Archives: January 2012

Studi Informatik di Jerman

Salah satu tema yang paling saya kenal dengan baik adalah informatik. Karena sudah 10 tahun pekerjaan saya sebagian besar di depan komputer, baik selama studi dan juga sekarang sebagai software developer. Pada awalnya sewaktu saya ke Jerman, saya memiliki Zulassung(surat masuk Universitas) untuk jurusan mesin. Tetapi sejak saya di Jerman, saya lebih tertarik untuk informatik karena satu alasan, lebih mudah bikin software dari pada bikin mesin, karena modalnya cuman komputer. Di post ini saya mau membagi beberapa hal yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan, kalo ingin studi informatik.

Continue reading

Jenis-jenis tempat tinggal mahasiswa di Jerman

Buat yang akan pergi ke Jerman dan belum pernah tinggal di luar rumah, salah satu tantangan yang dihadapi adalah mencari tempat tinggal. Tempat tinggal adalah salah satu aspek yang penting untuk studi, karena tempat tinggal mendukung untuk belajar dan bersosialisasi dengan orang asing lainnya dan juga dengan orang Jerman. Dengan mengetahui jenis-jenis tempat tinggal di Jerman akan membantu kita untuk mengetahui hal-hal apa yang baik dan tidak baik. Di post ini saya mau menjelaskan beberapa jenis tempat tinggal di Jerman untuk mahasiswa.

Continue reading

Toserba di Jerman

Sering kali sehari-hari kita perlu berbagai macam barang dari lampu sepeda, alat tulis, sampai mata bor. Untuk setiap barang ini selalu ada toko khusus atau ada juga toko besar seperti Kaufhof dan lain-lain. Tetapi toko-toko ini biasa menjual barangnya dengan harga yang cukup mahal. Seperti saya bilang di post-post sebelumnya, alternativ lain bisa beli di Flohmarkt. Tetapi Flohmarkt juga tidak ada setiap hari. Selain itu belum tentu barang yang kita cari ada. Alternativ yang mau saya sebutkan di post ini adalah toserba, toko serba ada di Jerman.

Continue reading

Aufnahmeprüfung untuk Studienkolleg

Salah satu tantangan pertama studi di Jerman adalah Aufnahmeprüfung untuk Studienkolleg. Aufnahmeprüfung adalah ujian masuk Studienkolleg. Yang membuat ini sulit adalah karena Studienkolleg memiliki tempat duduk terbatas. Jadi walaupun bisa lulus Aufnahmeprüfung dengan nilai sangat bagus, tetapi tetap ada banyak orang yang lebih bagus nilainya, maka ada kemungkinan kalo kamu tidak akan mendapat tempat di Studienkolleg. Sewaktu masa saya ambil Aufnahmeprüfung kira-kira ada 200 orang lebih yang mengikuti ujian sedangkan Studienkolleg Darmstadt hanya punya 40 tempat duduk. Jadi hanya 40 yang terbaik yang diterima.

Continue reading

TV dan 2 bungkus Gummibärchen

Satu hal yang saya suka di Jerman adalah “zu verschenken”, artinya untuk diberikan secara gratis. Di Jerman ada website-website yang jual atau “verschenken” barang-barang bekas, contohnya http://www.quoka.de/. Kalau dari ebay, bahkan ada page khusus untuk barang-barang “zu verschenken”, liat http://kleinanzeigen.ebay.de/anzeigen/s-zu-verschenken/c192. Hari ini ada orang yang mau “verschenken” TV, sebagai gantinya dia cuman minta Gummibärchen. TV yang diberikan gratis bukan LCD, tapi masih cukup bagus 29″ merek JVC. Untuk itu saya beli untuk mereka 2 bungkus Gummibärchen, satunya seharga 0,86 €. Buat yang tidak tau Gummibärchen, ini informasinya dari Wikipedia http://de.wikipedia.org/wiki/Gummib%C3%A4r. Kira-kira mirip seperti sugus di Indonesia.

Continue reading

Studi bahasa Inggris atau Jerman

Sejak beberapa tahun terakhir semakin banyak FH dan Universitas di Jerman yang menawarkan program studi berbahasa Inggris. Bagi beberapa orang bahasa penghantar menjadi salah satu kriteria untuk memilih FH atau Universitas tertentu. Ada orang yang lebih memilih bahasa Inggris, karena hanya berencana untuk studi di Jerman lalu pulang ke Indonesia atau bekerja di negara berbahasa Inggris lainnya. Ada juga yang memilih bahasa Jerman untuk memperkaya kemampuan bahasa asing dan juga berencana untuk bekerja di Jerman. Dengan pengalaman istri saya yang studi dalam bahasa Inggris dan saya yang studi dalam bahasa Jerman, di post ini saya mau membagi beberapa aspekt yang berkaitan dengan studi dalam bahasa Inggris atau Jerman.

Continue reading

Tips belajar bahasa Jerman

Bagi yang studi atau bekerja di Jerman, kemampuan bahasa Jerman sangat penting. Walaupun studi atau bekerja hanya dalam bahasa Inggris, dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari bahasa Jerman. Memang benar untuk bertahan(survive) tinggal di Jerman, tidak dibutuhkan bahasa Jerman. Banyak rekan kerja saya dan juga orang-orang dari gereja berbahasa Inggris yang tidak berbicara bahasa Jerman. Tetapi untuk lebih bisa menikmati hidup di Jerman, kemampuan bahasa Jerman bisa sangat menolong. Dari hal-hal kecil, seperti belanja di Flohmarkt sampai mengurus surat-surat. Di post ini saya mau memberi beberapa tips yang membantu saya mengembangkan bahasa Jerman.

Continue reading

Membiayai studi di Jerman dengan bekerja sambilan?

Bagi yang memiliki keuangan terbatas tetapi bercita-cita tinggi ingin studi di luar negeri, negeri Jerman menjadi salah satu pilihan pertama. Pertanyaan yang sering saya dengar, apakah mungkin membiayai studi di Jerman dengan bekerja sambilan? Saya sengaja memformulasikan pertanyaannya seperti ini, karena ada saja yang mampu tinggal di Jerman bertahun-tahun hanya dengan bekerja sambilan, tetapi akhirnya studinya diselesaikan. Karena itu post ini membahas perhitungan apakah dengan bekerja sambilan dapat menutupi biaya-biaya yang ada selama studi dengan benar.

Continue reading

Tips cari pekerjaan mahasiswa di Jerman

Setelah membahas jenis-jenis pekerjaan mahasiswa di Jerman, posting yang kali ini saya mau bagi-bagi beberapa hal yang penting dalam mencari pekerjaan mahasiswa di Jerman. DAAD Website juga menawarkan informasi yang cukup bagus mengenai bekerja sebagai mahasiswa di Jerman, linknya http://www.daad.de/deutschland/deutschland/leben-in-deutschland/06167.en.html.

Continue reading

Jenis-jenis pekerjaan untuk mahasiswa di Jerman

Sebagian mahasiswa Indonesia di Jerman yang saya kenal semuanya bekerja selama masa studi mereka. Bekerja sambilan selama masa studi di Jerman adalah pengalaman yang sangat menarik. Karena di satu sisi kita bisa belajar dunia pekerjaan di Jerman di sisi lain penghasilan yang didapat lebih dari cukup. Pengalaman saya selama masa studi, saya sempat bekerja di pabrik selama kira-kira 2 bulan sewaktu liburan semester. Setelah itu saya mendapat pekerjaan mahasiswa (werkstudent) di perusahaan sebagai programmer. Dan semasa saya studi di Furtwangen, saya juga sempat bekerja sebagai tutor mahasiswa. Di post ini saya mau membagikan beberapa informasi mengenai jenis-jenis pekerjaan untuk mahasiswa di Jerman.

Continue reading